Cuaca Panas Kembali Melanda Sumbar, Waspadai Heat Stroke

Penulis: Fuadi Zikri

Padang, Padangkita.com – Cuaca panas kembali melanda Sumatra Barat (Sumbar) beberapa hari belakangan. Pada siang harinya suhu mencapai 32 hingga 34 derajat celcius. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha mengatakan, kondisi cuaca panas yang terjadi sama seperti cuaca panas yang terjadi akhir februari yang lalu.

“Jadi berdasarkan data seminggu terakhir, suhu udara maksimum di Kota Padang pada siang hari berkisar antara 32 sampai 34 derajat celcius, dimana puncaknya terjadi pada tanggal 11 Maret yaitu 34.3 derajat celcius,” ujar Yudha kepada Padangkita.com, Kamis (12/3/2020).

Yudha mengatakan, terdapat pola angin timur laut yang bersifat panas serta adanya kondisi inversi suhu udara di lapisan atas atmosfer sehingga akumulasi kelembaban terjadi di dekat permukaan bumi, dengan demikian suhu udara dirasakan menjadi semakin panas.

Selain itu, BMKG juga menganalisa hujan berpeluang akan terjadi pada dua hingga tiga hari ke depan di wilayah pesisir Sumbar. Hal itu terjadi karena pihaknya melihat sudah mulai timbul gangguan cuaca di Pesisir Barat Sumbar.

Dengan demikian menandakan cuaca panas berkemungkinan besar akan terjadi hingga tiga hari ke depan. “Kondisi ini sama seperti cuaca panas akhir februari yang lalu,” kata Yudha.

Untuk itu, Yudha mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya heat stroke.

Heat stroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga mencapai 40 derajat celcius atau bahkan lebih.

Cuaca panas Sumbar ini membuat tubuh rentan. “Tentu saja masyarakat diimbau untuk meminimalisir aktivitas di luar ruangan untuk menghindari heat stroke pada saat siang hari,” tutur Yhuda. [mfz]

Terpopuler