Crane Pembangunan Jembatan Kayu Tanam Bergeser, Arus Lalu Lintas Macet 4 Kilometer

Penulis: Muhammad Aidil

Berita Padang Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini: Crane pemindah material untuk pembangunan jembatan Kayu Tanam bergeser.

Parit Malintang, Padangkita.com – Crane atau alat jangkung pengangkat dan pemindah material untuk pembangunan jembatan yang berada di kawasan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) dilaporkan bergeser pada Sabtu (6/3/2021).

Akibatnya, akses lalu lintas sempat menjadi tersendat sepanjang sekitar empat kilometer dari arah Kota Padang menuju Bukittinggi. Polisi bahkan melakukan rekayasa arus agar tidak membahayakan pengemudi.

“Yang bergeser itu crane, bukan jembatan. Jadi peralatan itu bergeser ke arah jembatan yang dilalui pengendara, jadi kami sempat lakukan rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan jembatan penghubung yang datang dari arah sebaliknya,” kata Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman, AKP Asep Wahyudi saat dihubungi Padangkita.com via pesan WhatsApp.

Asep mengatakan, saat ini arus lalu lintas sudah mulai normal kembali. Dirinya mengatakan, pergeseran crane disebabkan karena arus sungai yang cukup deras akibat hujan yang melanda hampir sebagian besar wilayah di Sumatra Barat (Sumbar).

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya mengatakan, insiden crane bergeser tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB atau menjelang salat Maghrib.

“Informasinya begitu, kami belum dapat informasi dari pihak Balai Jalan karena itu merupaka tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka,” katanya.

Terpisah, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional I Sumatra Barat (Sumbar), Reni Marlisa mengatakan, pihaknya sudah melakukan rekayasa lapangan untuk mengamankan crane agar tidak jatuh saat air masih deras di sungai.

Baca juga: Pembangunan Jembatan Titian Panjang Kayu Tanam Dimulai Hari Ini, Jembatan Darurat Mampu Tampung 50 Ton

“Sekarang kontraktor sudah memobilisasi alat tambahan untuk menahan crane agar lebih safety lagi. Alat tambahan didatangkan dari Kota Pariaman, sedang menuju lokasi,” kata Reni kepada Padangkita.com via pesan WhatsApp. [pkt]


Baca berita Padang Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist