Cegah Penumpukan Sampah di Fasum, Ini yang Dilakukan Warga Mato Aia Padang  

Cegah Penumpukan Sampah di Fasum, Ini yang Dilakukan Warga Mato Aia Padang  

Warga Mato Aia memasang deretan pot bunga di sekitar fasum yang sering dijadikan tempat menumpuk sampan. [Foto: Dok. MC Padang]

Padang, Padangkita.com – Banyak cara untuk peduli pada lingkungan. Seperti yang dilakukan sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

Mereka bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang Jalan Sutan Syahrir, Mato Aia. Terdiri dari Lurah, Ketua RT/RW, Ketua Pemuda dan Kader PKK mendatangi titik-titik lokasi fasilitas umum (fasum) yang sering digunakan oleh warga untuk menumpuk sampah.

Seperti di pinggir jalan dan di sekitar jembatan yang menghubungkan Kecamatan Padang Selatan dan Kecamatan Lubuk Begalung.

Di sini rombongan masyarakat menyusun sejumlah pot bunga lengkap dengan aneka bunga. Tujuannya, memberikan nuansa keindahan sekaligus mencegah warga membuang sampah di lokasi yang bukan tempatnya.

Lurah Mato Aia Suardi menjelaskan, penumpukan sampah yang dilakukan oleh oknum warga di pinggir jalan dan fasilitas umum, seperti jembatan ataupun trotoar tentu sangat mengganggu keindahan kota, serta dapat merusak fasilitas umum itu sendiri.

"Kita sudah sering mengimbau warga agar tidak menumpuk sampah di Fasum, namun seringkali imbauan tersebut diabaikan, jadi hari ini kita bersama tokoh masyarakat mencoba cara ini," kata Lurah dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (6/7/2023).

Nanti, kata dia, RT/RW dan seluruh pihak akan turut merawat bunga tersebut, sekaligus menjaga dan mengawasi agar tidak ada lagi warga yang menumpuk sampah di kawasan tersebut.

"Buanglah sampah ke tempat yang telah disediakan seperti kontainer sampah, bak sampah, jangan menumpuk sampah di Fasum, apalagi membuang sampah ke sungai karena Pemko Padang telah memberlakukan sangsi tegas jika tertangkap membuang sampah ke sungai," imbau Suardi.

Selain itu, ia juga meminta warga untuk maksimalkan peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS) guna menjemput dan mengangkut sampah rumah tangga ke tempat pembuangan sementara (TPS).

Baca juga: Bersihkan Pantai Padang Bersama 1.100 Relawan, Mahyeldi Ingatkan Perusahaan Penyumbang Sampah

Sehingga tidak ada lagi warga yang menumpuk sampah di pinggir jalan, jembatan, trotoar dan fasum lainnya. [*/pkt]

Baca Juga

Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako
Padang Jadi Tuan Tuan Rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan Dokter Forensik Indonesia
Padang Jadi Tuan Tuan Rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan Dokter Forensik Indonesia