Bupati Safaruddin Usulkan Perbaikan Jalan Provinsi dan Pembangunan Infrastruktur di Limapuluh Kota

|
Editor: Rina Akmal

Berita Limapuluh Kota hari ini dan berita Sumbar hari ini: Bupati Limapuluh Kota Safaruddin mengusulkan pemeliharaan dan perbaikan sejumlah ruas jalan ke Provinsi

Sarilamak, Padangkita.com – Bupati Limapuluh Kota Safaruddin mengusulkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di daerah tersebut ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar).

Ruas jalan yang perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan di Limapuluh Kota yaitu jalan provinsi Suliki-Koto Tinggi, dan jalan dari Payakumbuh menuju Setangkai melalui jalan ke Sijunjung.

Baca juga: Cabup dan Cawabup yang Sudah Ucapkan Selamat Kepada Safaruddin Sebagai Bupati Limapuluh Kota Terpilih

Kemudian, pembangunan dan perbaikan ruas jalan provinsi di Kabupaten Limapuluh Kota, seperti jalan dari Pangkalan ke Kapur IX dan ruas jalan dari provinsi di Kabupaten Limapuluh Kota

Selanjutnya, Safaruddin juga menyampaikan normalisasi saluran irigasi dan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata dan pengembangan lahan jagung seluas 20.000 hektare.

“Saya berharap Pemprov mendukung usulan program unggulan di Kabupaten Limapuluh Kota yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ujar Safaruddin saat menghadiri rapat rencana pembangunan provinsi dan kabupaten/kota di Auditorium Gubernuran, Rabu (10/3/2021).

Dia juga berharap, dengan adanya pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperlancar akses transportasi masyarakat dan barang antar kabupaten tetangga.

Selain itu, juga dapat menjadi pintu gerbang baru, memasuki Kabupaten Lima Puluh Kota sehingga bisa memperbanyak kunjungan wisatawan.

“Serta untuk meningkatkan pemerataan pembangunan dan membuka akses daerah terpencil, memperlancar irigasi dan meningkatkan hasil pertanian juga meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Safaruddin juga mengusulkan pembangunan fasilitas untuk kebutuhan wisatawan, baik pariwisata di Kapalo Banda, Kampung Sarugo, maupun Lembah Harau.

“Misalnya fasilitas gerbang pos, musala, tempat wuduk, dan kamar mandi,” kata dia.

Hal tersebut guna meningkatkan kenyamanan wisatawan, dan dengan adanya fasilitas ini dapat meningkatkan jumlah pengunjung. Hal itu tentunya juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan perekonomian pun juga akan meningkat.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan potensi di Kabupaten Limapuluh Kota dan Tanah Datar perlu disikronisasikan. Baik infrastruktur, akses jalan, maupun akses pariwisata.

“Saya minta kepada Kadis PUPR memperhatikan hal yang strategis ini, demi kelancaran akses jalan untuk mengirim sayur, maupun potensi yang lainnya,” pintanya.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan Kabupaten Limapuluh Kota adalah daerah yang membuat Sumbar masuk ke dalam populasi ayam lir atau ayam coklat terbesar di nasional.

Artinya, Limapuluh Kota punya potensi ekonomi yang sangat besar yang perlu ditumbuh kembangkan.

“Mudah-mudahan ini dapat ditumbuh kembangkan lagi, untuk peningkatan ekonomi masyarakat”, harapnya. [rna]


Baca berita Limapuluh Kota hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist