Bupati Irfendi Arbi Sempat Demam Sehari Sebelum Pencananganan Vaksinasi Covid 19

Penulis: Rina Akmal
|
Editor: Redaksi

Berita Limapuluh Kota hari ini dan berita Sumbar hari ini: Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, ternyata sempat demam dan jatuh sakit, sehari sebelum dilakukan pencanangan vaksin Covid-19 di daerahnya

Sarilamak, Padangkita.com– Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, ternyata sempat demam dan jatuh sakit, sehari sebelum dilakukan pencanangan vaksin Covid-19 di daerahnya. Itu sebabnya, waktu pencanangan vaksinasi Covid-19 di Limapuluh Kota, Irfendi batal menjadi orang yang pertama disuntik vaksin Sinovac.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan ulang terhadap kondisi kesehatannya oleh petugas medis, Irfendi Arbi akhirnya kembali dapat mengikuti proses vaksinasi tersebut.

“Pemerintah dalam pemberian vaksin covid-19 benar-benar memperhatikan dan mempedulikan keselamatan penerima vaksin. Buktinya, waktu pertama saya akan divaksin pada Senin lalu (1/2/2021), saya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena lagi demam. Barulah pada Rabu (3/2/2021), saya dinyatakan memenuhi syarat dan bisa divaksin,” kata Irfendi Arbi, Kamis (4/2/2021).

Beranjak dari pengalamannya itu, Irfendi Arbi mengajak masyarakat Indonesia, khususnya warga Limapuluh Kota, agar tidak takut-takut mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Seperti saya bilang, sebelum pemberian vaksin dilakukan, pemerintah betul-betul memperhatikan kondisi kesehatan kita. Kalau tidak memenuhi syarat, disuruh dulu menunggu, sampai kita memenuhi syarat. Jadi, jangan cemas,” kata Irfendi Arbi.

Mantan anggota DPRD Kota Padang ini juga menyebutkan, divaksin itu tidak sakit. Vaksin yang disuntikkan juga sudah telah diuji oleh para ahli. Bahkan, telah memiliki label halal sebagaimana fatwa yang telah dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Tak usah cemas divaksinasi Covid-19, karena vaksin Sinovac Covid-19 yang ada di Indonesia saat ini sudah diuji dan halal,” kata Irfendi yang akan meletakkan jabatan pada Februari ini.

Irfendi Arbi juga berharap masyarakat tidak gampang percaya dengan terkait isu-isu negatif tentang vaksin Covid 19. Apalagi kabar tersebut belum jelas kebenarannya.

“Masyarakat jangan mempercayai hoaks berbagai isu yang beredar setelah divaksin. Percayalah pemerintah memberikan yang terbaik kepada kita dalam memutus mata rantai Covid-19,” ucapnya.

Dia juga menyebut, pemberian vaksin covid-19 ini, menjadi harapan baru dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19. Untuk itu, ia mengajak semua pihak ikut mendukung dalam program ini, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyeberan Covid-19.

“Vaksin jalan, protokol kesehatan jangan sampai lengah. Tetaplah gunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Agar ikhtiar kita bersama memutus pandemi Covoid-19, benar-benar dapat terwujud,” pungkas Irfendi Arbi.

Sebenarnya, tidak hanya Irfendi Arbi saja yang tidak dapat divaksin, pada hari pertama pencanangan vaksin di Limapuluh Kota. Kepala Dinas kesehatan setempat, dr Tien Septino, juga sempat batal divaksin karena tidak memenuhi syarat.

Baca juga: Bupati Irfendi Arbi Pastikan Pemkab Limapuluh Kota Netral, dan Minta Warga Jangan Golput

Setelah dilakukan pemeriksaan ulang, barulah Tien Septino dapat divaksin bersama Irfendi Arbi, Asisten bidang Pemerintahan Deddy Permana, Kabid PPUD Satpol-PP Bobby Irwanto, Wakapolsek Payakumbuh, dan tenaga kesehatan. Mereka divaksin di Puskesmas Koto Simalanggang. (pkt)


Baca berita Limapuluh Kota hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist