BPNB Sumbar Perkenalkan Program Belajar Budaya Bagi Siswa

Penulis: Irfan Denas

Padang, Padangkita.com – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatra Barat (Sumbar) memperkenalkan program Belajar Budaya demi menarik minat pelajar mendalami sejarah dan budaya.

“Kegiatan ini untuk memperkenalkan aspek-aspek budaya kepada siswa sekolah. Sebagai generasi muda, mereka perlu pemahaman tentang budaya sehingga mampu menemukenali dan melestarikan budaya yang ada di sekitar mereka,” ujar Kepala BPNB Undri kepada Padangkita.com, Jumat (27/5/2022).

Penyelenggaraan perdana Belajar Budaya diikuti oleh 70 siswa dari SMA Negeri 5 Padang. Mereka diberikan pemaparan mengenai 10 objek pemajuan kebudayaan dan sosialisasi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Setelah itu, para siswa diajak berkeliling melihat Pusat Data Matrilineal, wadah informasi sejarah dan budaya yang menempati gedung dua lantai di kompleks Kantor BPNB, Kuranji, Kota Padang. Di sini, tersedia koleksi benda mengenai sejarah dan budaya Minangkabau, perpustakaan, serta studio mini.

Pantauan Padangkita.com, para siswa antusias mendengarkan pemaparan koleksi di Pusat Data Matrilineal, mulai dari koleksi miniatur, informasi sejarah Minangkabau dan kebudayaan matrilineal, serta warisan budaya tak benda lainnya. Bahkan, beberapa anak tak sungkan mencoba memainkan permainan tangkelek dan engrang.

Siswa SMA Negeri 5 Padang memainkan tangkelek dan engrang di depan Pusat Data Matrilineal, Kantor BPNB Sumbar.
Siswa SMA Negeri 5 Padang memainkan tangkelek dan engrang di depan Pusat Data Matrilineal, Kantor BPNB Sumbar. [Foto: Denas/Padangkita.com]
Ihsan, salah seorang siswa mengatakan, kunjungan program Belajar Budaya merupakan pengalaman menyenangkan baginya dalam mengenal sejarah dan kebudayaan Minangkabau.

“Biasanya kita hanya mendengar penjelasan guru di kelas. Kegiatan seperti ini menarik dan tidak membosankan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Belajar Budaya, Undri berharap para siswa mampu mengidentifikasi objek kebudayaan yang ada di sekitar mereka serta menemukan nilai, makna, dan fungsi yang terkandung di dalamnya.

“Setiap kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat memiliki nilai, makna, dan fungsi tertentu. Agar nilai-nilai tersebut dapat terpelihara maka kebudayaan itu harus dijaga dan dilestarikan,” imbuhnya.

BPNB Sumbar, lanjut dia, akan melakukan kegiatan serupa bekerja sama dengan sekolah-sekolah lain.

“Kegiatan Belajar Budaya kita selenggarakan 18 kali, dengan sasaran pelajar SMA yang di Kota Padang dari Mei sampai Agustus 2022,” katanya.

Pihaknya memberi dukungan penuh bagi sekolah untuk dapat mengoptimalkan keberadaan BPNB sebagai wadah pembelajaran di luar kelas. [den/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist