Berantas Gratifikasi, Pemkab Dharmasraya Gandeng KPK RI

Pulau Punjung, Padangkita.com - Pemkab Dharmasraya terus berupaya memberantas gratifikasi, kali ini menggandeng KPK RI untuk sosialisasi.

Pemkab Dharmasraya menggelar sosialisasi pengendalian gratifikasi bersama KPK RI. [Foto: Ist]

Pulau Punjung, Padangkita.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya terus berupaya memberantas gratifikasi di daerah itu. Kali ini, menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk sosialisasi.

Sosialisasi pengendalian gratifikasi yang digelar inspektorat daerah yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Jumat (15/10/2021) itu juga melibatkan kepala perangkat daerah, camat, wali nagari hingga kepala SMP dan SD se-Dharamsraya.

Peran KPK RI dalam sosialisasi tersebut sebagai narasumber, yang dihadiri Tulianto Saptoprasetyo. Lalu, juga ada Korwil Wilayah IX, Iwan Lesmana.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, sosialisasi ini digelar untuk membangun komitmen bersama di jajaran Pemkab Dharmasraya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Setiap perangkat daerah harus dapat memastikan bahwa pada unit kerja yang dipimpinnya bebas dari sikap dan perbuatan yang mengandung unsur KKN," ujar Sutan Riska.

Gratifikasi, kata Sutan Riska, merupakan salah satu cikal bakal dari praktek korupsi. Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

"Untuk itu, saya tekankan kepada PNS dan penyelenggara negara untuk menolak gratifikasi. Namun, jika tidak bisa ditolak, maka penerima gratifikasi harus segera melapor kepada unit pengendalian gratifikasi yang berada di Inspektorat Daerah Kabupaten Dharmasraya, atau langsung ke KPK RI," tegasnya.

Baca juga: BIN Lanjutkan Vaksinasi Covid-19 di Dharmasraya, Fokus ke Pelajar dan Datangi Rumah Warga

Sutan Riska juga berharap, adanya sosialisasi ini, jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dapat memahami betul tentang gratifikasi, sehingga dapat menolak dan melaporkan gratifikasi, agar terhindar dari korupsi. [adv]

Baca Juga

Majukan Kebudayaan Dharmasraya dengan Festival Tari dan Kuliner
Majukan Kebudayaan Dharmasraya dengan Festival Tari dan Kuliner
Syafruddin Gelar Festival Tari dan Kuliner di Dharmasraya, Lestarikan Budaya Minang dan Pacu Wisata
Syafruddin Gelar Festival Tari dan Kuliner di Dharmasraya, Lestarikan Budaya Minang dan Pacu Wisata
Kejari Padang Tahan Tersangka Korupsi Dana Kemahasiswaan Unand, Begini Modusnya
Kejari Padang Tahan Tersangka Korupsi Dana Kemahasiswaan Unand, Begini Modusnya
Konser Indonesia Maju Sukses Besar, Andre Rosiade: Dharmasraya All in Prabowo-Gibran
Konser Indonesia Maju Sukses Besar, Andre Rosiade: Dharmasraya All in Prabowo-Gibran
Andre Rosiade bersama Kapolda Sumbar dan Deputi Kemenkop UKM Bahas Dugaan Penipuan Koperasi di Dharmasraya
Andre Rosiade bersama Kapolda Sumbar dan Deputi Kemenkop UKM Bahas Dugaan Penipuan Koperasi di Dharmasraya
Andre Rosiade Lapor Dugaan Penipuan Koperasi di Dharmasraya, Menteri Teten Turunkan Tim
Andre Rosiade Lapor Dugaan Penipuan Koperasi di Dharmasraya, Menteri Teten Turunkan Tim