Belum Ada Laporan Kerusakan, Ini Penyebab Gempa Tektonik M 4,9 Pessel

Painan, Padangkita.com – Gempa bermagnitudo 4,9 yang mengguncang Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sabtu (25/6/2022) pukul 01.56 WIB, disebabkan aktivitas Sesar Mentawai.

Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang mencatat, episenter gempa terletak pada koordinat 1,86 Lintang Selatan dan 100,36 Bujur Timur.

“Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60 km Barat Laut Air Haji, Pessel pada kedalaman 24 kilometer,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi dalam keterangan tertulis yang diterima Padangkita.com.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, tutur dia, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Mentawai.

Berdasarkan peta tingkat guncangan BMKG dan laporan masyarakat, gempa tersebut terasa hingga ke Painan dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), dan Padang dengan skala intensitas III – II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” sebutnya.

Suaidi menerangkan, hingga pukul 02:25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

Atas hal tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga: Gempa M 4,9 Guncang Pessel Dinihari Tadi, Terasa hingga ke Padang

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram @bmkgpadangpanjang atau @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” sampainya. [fru]

Terpopuler

Add New Playlist