Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac Tiba di Indonesia

Penulis: Mentari Tryana

Jakarta, Padangkita.com – Sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin dari Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2020) kemarin.

Bahan baku pembuatan vaksin ini tiba dengan menggunakan pesawat Boeing 777-300ER dari maskapai Garuda Indonesia.

Penjemputan bahan baku vaksin asal China ini dihadiri oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, didampingi oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra.

Ketiganya ikut menyaksikan proses unloading 9 envirotainer ke gudang penyimpanan, kemudian dibawa 3 truk pengangkut ke PT Bio Farma (Persero) di Bandung untuk proses selanjutnya.

“Kita bersyukur bahwa Pemerintah dapat mendatangkan lagi vaksin Sinovac untuk tahap ketiga yang akan menambah ketersediaan jumlah vaksin untuk masyarakat,” kata Doni, Selasa (12/1/2020).

:Namun seperti yang selalu diingatkan oleh Bapak Presiden, vaksinasi harus diimbangi dengan kepatuhan kepada protokol kesehatan: memakai masker, menjaga jarak/menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan,” tambahnya.

Baca juga: BPOM Resmi Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac

Hal ini, menurutnya perlu ditekankan terlebih kasus aktif Covid-19 di Indonesia sudah naik sebesar lebih dari dua kali lipat dalam dua setengah bulan terakhir.

Sementara itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan vaksinasi Covid-19 juga merupakan ikhtiar untuk mengurangi penyebaran virus di tengah-tengah masyarakat.

“Oleh karenanya saya menghimbau kepada seluruh umat beragama untuk tidak perlu ragu lagi dalam melakukan vaksinasi Covid-19 ketika gilirannya tiba. Ini adalah kewajiban moral kita sebagai umat beragama,” imbaunya.

Sebelumnya, BPOM menyatakan vaksin Covid-19 produksi Sinovac aman dan telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA). Selain itu, fatwa halal dan suci juga sudah dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Fatwa MUI untuk vaksin COVID-19.

“Artinya vaksin ini boleh digunakan untuk seluruh umat Islam selama terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten,” tegas Yaqut. [*try]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler

Add New Playlist