Apdesi Bakal Deklarasi Jokowi Tiga Periode, Ketua Forwana Sumbar: Kita Belum Nyatakan Sikap

Padang, Padangkita.com – Ketua Forum Wali Nagari (Forwana) Sumatra Barat (Sumbar), Zul Arfin Datuak Parpatiah mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menetapkan sikap soal wacana deklarasi dukungan Presiden Jokowi tiga periode.

Sebagai informasi, wacana tersebut kembali mencuat usai Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menyampaikan usulan terkait itu dalam acara Silaturahmi Nasional Apdesi 2022 di Istora Senayan Jakarta.

Diketahui, ribuan kepala desa dari seluruh Indonesia, termasuk sembilan orang perwakilan Forwana Sumbar, hadir dalam acara itu.

Zul menyampaikan, Forwana Sumbar, yang terdiri atas 929 wali nagari dari 14 kabupaten/kota di Sumbar, akan menggelar musyawarah terlebih dahulu untuk membahas wacana Jokowi tiga periode.

“Forwana Sumbar belum mengambil sikap terkait itu. Kita akan bermusyawarah dulu terkait bagaimana sikap kita dari Sumbar,” ujarnya saat dihubungi Padangkita.com via telepon, Rabu (30/3/2022).

Dia menyampaikan, alasan Forwana Sumbar tidak langsung mengamini wacana Jokowi tiga presiden yang kembali digulirkan Apdesi karena organisasinya tidak satu garis komando dengan Apdesi, meski berada dalam satu garis koordinasi.

“Intinya, harus kita bawa dulu dalam musyawarah wali nagari dan kepala desa. Jadi, kita musyawarahkan dulu sambil melihat bagaimana perkembangan di pusat,” jelasnya.

Alasan lainnya mengapa Forwana Sumbar tidak langsung mengamini usulan Apdesi karena belum adanya informasi detail dan sikap resmi dari pihak Apdesi terkait wacana Jokowi tiga periode.

Sebelum acara Silaturahmi Nasional Apdesi 2022 digelar, pihaknya belum pernah mendengar wacana tersebut digulirkan oleh Apdesi. Wacana itu muncul saat Jokowi hadir acara itu. Ada juga rencana Apdesi akan menggelar deklarasi dukungan Jokowi tiga periode.

“Sejauh ini kita belum dapat memastikan (ikut deklarasi Jokowi tiga periode) lantaran informasi yang kita dengar baru satu hari belakangan ini karena ada kegiatan kemarin di Istora Senayan,” ungkap Zul.

“Kita belum berani juga menyatakan sikap karena tidak jelas juga secara detail apa konsep Apdesi, dan belum pernah kami lihat. Padahal, tiga buah grup (Whatsapp) Apdesi (yang kita bergabung), tapi belum ada yang secara detail menjelaskan arah ke sana (Jokowi tiga periode). Walaupun ada segelintir, itu bukan sikap resmi Apdesi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Zul juga menjelaskan bagaimana hubungan organisasinya dengan Apdesi. Dia menerangkan, Forwana Sumbar khusus berada di Sumbar. Alasan adanya kata “wali nagari” dalam nama organisasinya karena dulu pihaknya tidak tahu bergabung ke mana, sebab asosiasi perkumpulan kepala desa di Indonesia cukup banyak.

Namun, pada 2021, Ketua Forwana Sumbar beserta 30 orang wali nagari dan kepala desa diundang di Jakarta untuk mengikuti Musyawarah Besar Apdesi.

Baca Juga: PAN Tolak Pengadaan Gorden Rumah Dinas DPR Rp48,7 Miliar

“Karena ikut hadir, berarti kita mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. Waktu itu kami secara pribadi bergabung ke dalam Apdesi. Tentunya secara garis koordinasi kita ikut Apdesi yang hari ini ada di Jakarta. Sampai hari ini masih garis koordinasi, belum garis komando,” katanya. [fru]

Terpopuler

Add New Playlist