Akibat Kisruh Niniak Mamak di Mangopoh, Kantor Wali Nagari Sempat Disegel Warga

Penulis: Muhammad Aidil
|
Editor: Rina Akmal

Berita Agam hari ini dan berita Sumbar hari ini: Penyegelan Kantor Wali Nagari Manggopoh diduga karena retaknya komunikasi sesama mamak di nagari setempat

Lubuk Basung, Padangkita.com– Sempat disegel warga, akhirnya Kantor Wali Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam dibuka kembali oleh polisi. Penyegelan tersebut diduga karena retaknya komunikasi sesama mamak di nagari setempat selama setahun belakangan.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Agam, AKP Nurdin Datuak Sati mengatakan, penyegelan kantor Wali Nagari Manggopoh tersebut terjadi pada Sabtu (6/3/2021). Namun demikian, Kantor Wali Nagari Manggopoh telah dibuka kembali pada Senin (8/3/2021) kemarin.

“Penyebab ditutup atau disegelnya kantor (Wali Nagari Manggopoh), saya juga tidak tahu pasti,” kata Nurdin saat dihubungi Padangkita.com via pesan WhatsApp, Selasa (9/3/2021).

Namun , sebagai anak Nagari Manggopoh, dia melihat kejadian tersebut dipicu karena ketidakcocokan antar sesama Ninik Mamak Nagari Manggopoh, yang kemudian memicu warga yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Tujuh Suku untuk berbuat hal demikian.

Berita Agam hari ini dan berita Sumbar hari ini: Penyegelan Kantor Wali Nagari Manggopoh diduga karena retaknya komunikasi sesama mamak di nagari setempat 
Polisi kembali membuka Kantor Wali Nagari Manggopoh yang sempat disegel beberapa waktu lalu oleh masyarakat. [Foto: Polres Agam]
“Ini pandangan saya di luar petugas kepolisian, kejadian (retaknya) hubungan ini sudah terjadi selama satu tahun belakangan,” katanya.

Saat ini, katanya, aktivitas Kantor Wali Nagari Manggopoh sudah berjalan kembali seperti semula. Meski tidak melakukan penahanan terhadap oknum yang diduga melakukan aksi penyegelan tersebut. Namun, pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti (BB) seperti, dua set gagang pintu beserta kunci pintu masuk kantor Wali Nagari, satu set pagar masuk kantor, satu gembok dan dua batang besi yang telah dilas pada pagar.

Baca juga: Update Covid-19 Sumbar 8 Maret: Kasus Positif Turun Signifikan, Bertambah 8 Orang

“Tidak ada orang yang kami tahan, saat ini kondisi disana sudah aman, aktivitas pemerintahan nagari telah berjalan lagi seperti semula,” tutur Nurdin. [rna]


Baca berita Agam hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

__

Terpopuler

Add New Playlist