Diduga Salahi Izin Tinggal, 5 WNA China Diamankan di Dharmasraya

Diduga Salahi Izin Tinggal, 5 WNA China Diamankan di Dharmasraya

Ilustrasi (Foto : ist)

Lampiran Gambar

Ilustrasi (Foto : ist)

Padangkita.com - Kantor Imigrasi kelas 1 Padang berhasil mengamankan 5 Warga Negara Asing (WNA) asal China yang diduga salahi izin tinggal di Kabupaten Dharmasraya.

5 WNA China tersebut diamankan petugas gabungan Imigrasi Padang, Tim Badan Intelenjen Strategis (Bais) dan Tim Intel Korem 032/Wirabraja, Kamis (27/04/2017).

Imigrasi Padang merilis 5 WNA China tersebut atas nama Fanrong, Huarong, Lusman, Fanping, dan Kainan.

Pengamanan WNA yang diduga menyalahi izin tinggal ini terdiri dari 9 orang yang tergabung dalam Tim PORA Imigrasi I Padang dipimpin Kasi Wasdakim Imigrasi I Padang, Indra Sakti Suhermansyah.

Fanrong, Huarong, Lusman diamankan saat melakukan kegiatan pembuatan kapal keruk di bendungan Batang Hari Batu Bakauik Kec. Pulau Punjung Kab. Dharmasraya. Sedangkan Fanping dan Kainan diamankan oleh tim di rumah kontrakannya Jl. Sakinah no 16 Nagari 4 Koto Kab. Dharmasraya.

5 orang WNA China tersebut akhirnya dibawa Tim PORA Imigrasi Padang dari Kabupaten Dharmasraya menuju Kantor Imigrasi I Padang. (Aidil Sikumbang)

Berikut 5 WNA China yang diamankan:

1. Fanrong
No Pasport : G 49846925
TTL : Hunan 21-10-1969

2. Huarong
No Pasport : G 60183100
TTL : Hunan 13-09-1964

3. Lusman
No pasport : E 94229616
TTL : Hunan 13-07-1963

4. Fanping
No Pasport : E 95167109
TTL : Hunan30-10-1971

5. Kainan
No Pasport : E 95167108
TTL : Hunan,16-04-1963

Tag:

Baca Juga

Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Masukan BPK Penting agar Program Penanganan Bencana di Sumbar dapat Berjalan Sesuai Aturan
Masukan BPK Penting agar Program Penanganan Bencana di Sumbar dapat Berjalan Sesuai Aturan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pelunasan Haji Tahap I Sumbar Lampaui Nasional, Kemenhaj dan Perbankan Kebut Tahap II untuk Lansia dan Disabilitas
Pelunasan Haji Tahap I Sumbar Lampaui Nasional, Kemenhaj dan Perbankan Kebut Tahap II untuk Lansia dan Disabilitas
Wujudkan Padang Kota Religius, Pemko Naikkan Anggaran Kesra Menjadi Rp 56 Miliar
Wujudkan Padang Kota Religius, Pemko Naikkan Anggaran Kesra Menjadi Rp 56 Miliar