Padang, Padangkita.com – Lantunan ayat suci dan selawat menggema di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (18/1/2026). Ribuan santri dan masyarakat memadati Pondok Pesantren Darul Ulum untuk memperingati peristiwa agung Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. 1447 Hijriah.
Momen spiritual ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran dua pucuk pimpinan Kota Padang, Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan membawa pesan penting tentang pembangunan karakter kota yang berbasis nilai religius.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai titik balik dalam meningkatkan kualitas keimanan. Menurutnya, peristiwa perjalanan Rasulullah tersebut sarat dengan pelajaran tentang kedisiplinan waktu melalui perintah salat.
"Peristiwa Isra Mikraj mengajarkan kita tentang pentingnya ibadah, kedisiplinan, dan akhlak mulia. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda melalui pendidikan keagamaan," ujar Fadly Amran di hadapan para santri dan ulama.
Fadly menyadari bahwa tantangan degradasi moral di era digital semakin kompleks. Oleh karena itu, ia menempatkan pondok pesantren sebagai mitra strategis pemerintah. Pesantren dinilai sebagai benteng terakhir yang mampu menjaga kemurnian akhlak generasi penerus bangsa.
Sejalan dengan hal tersebut, Fadly menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk terus mengakselerasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau.
"Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong penguatan program Smart Surau sebagai upaya memperluas pembinaan keagamaan hingga ke tengah masyarakat. Kami ingin masjid dan musala tidak sepi, tapi hidup dengan aktivitas pembinaan umat," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang mendampingi Wali Kota, menekankan aspek kolaborasi. Ia menyebut bahwa keberhasilan program keagamaan sangat bergantung pada sinergi tiga pilar.
"Penting adanya sinergi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, serta pengurus masjid dan musala dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui program Smart Surau," kata Maigus Nasir.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Abuya Tengku Darmis Muar selaku tuan rumah, serta Pimpinan Pondok Pesantren MTI Jaho Padang Panjang Buya H. Asmuji Rais Djamili.
Baca Juga: Penjelasan Pakar Soal Peristiwa Isra Mikraj Menggunakan Teori Relativitas Einstein
Hadir pula tokoh Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Kota Padang Prof. Salmadanis, serta Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan yang turut mendampingi rombongan kepala daerah. [*/hdp]











