Padang, Padangkita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat merespons musibah yang menimpa warganya. Wujud nyata kepedulian tersebut ditunjukkan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dengan menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) kepada korban kebakaran di Jalan Pulai Jati Kampung Pinang, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Jumat (16/1/2026).
Penyerahan bantuan ini merupakan implementasi konkret dari Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir, yakni Padang Sigap dan Padang Melayani. Program ini menjamin kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
Maigus Nasir menjelaskan, total bantuan yang disalurkan Pemerintah Kota Padang mencapai Rp20 juta. Dana tersebut dialokasikan secara proporsional, yakni Rp15 juta untuk pemilik rumah atas nama Aditiawarman (64), serta masing-masing Rp2,5 juta untuk dua kepala keluarga (KK) yang berstatus sebagai penyewa di rumah tersebut.
Tidak hanya dari pemerintah kota, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang turut bersinergi dengan memberikan santunan tambahan masing-masing sebesar Rp1,5 juta kepada pemilik rumah maupun penyewa.
"Hari ini kami menyerahkan BSTT kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ada tiga KK dari 12 penghuni rumah yang terdampak. Total kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban serta membantu proses pemulihan pascakebakaran," ujar Maigus Nasir di lokasi kejadian.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir tidak hanya sekadar menyerahkan bantuan. Ia memberikan edukasi krusial kepada warga setempat mengenai bahaya arus pendek listrik yang kerap menjadi pemicu utama kebakaran di kawasan padat penduduk.
Menurutnya, kebiasaan menumpuk steker atau colokan listrik secara berlebihan harus dihindari. Kabel yang tidak standar sering kali tidak mampu menahan beban panas, sehingga memicu percikan api.
"Kebakaran umumnya dipicu arus pendek akibat penggunaan colokan ganda secara berlebihan, sehingga kabel tidak mampu menahan beban dan memicu panas," jelas Maigus.
Sebagai langkah mitigasi dini, Maigus menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran untuk berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan agar menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di titik-titik strategis permukiman warga.
"Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pemadam Kebakaran bersama aparatur kecamatan dan kelurahan diharapkan menyiapkan alat pemadam api ringan atau APAR di titik-titik strategis. Sehingga masyarakat dapat melakukan pertolongan awal sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi," pungkasnya.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan di Jati Padang Timur, Sembilan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya, Kalaksa BPBD Hendri Zulviton, Camat Padang Timur Diko Eka Putra, Wakil Ketua Baznas Kota Padang Yultel Ardi, serta unsur Forkopimca Padang Timur. [*/hdp]











