Padang, Padangkita.com — Suasana malam di kawasan Pulai Kampung Pinang, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur mendadak mencekam pada Senin, (12/1/2026). Kebakaran hebat melanda area padat penduduk yang berada di pinggiran Banjir Kanal tersebut, menghanguskan satu unit rumah tinggal dan satu rumah kontrakan.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan kejadian pada pukul 19.49 WIB. Merespons cepat laporan tersebut, unit pemadam langsung diberangkatkan tiga menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 19.56 WIB.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa petugas di lapangan harus berjuang ekstra karena letak objek yang terbakar berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit. Meski demikian, berkat kesiapsiagaan personel, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.30 WIB.
"Setelah menerima laporan dari warga, kami mengerahkan tiga unit armada dengan total 65 personel ke lokasi kejadian. Mengingat lokasi berada di pemukiman padat dan akses jalan yang terbatas, personel bergerak cepat untuk melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya," ujar Rinaldi.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat sudah membesar dari salah satu rumah warga. Saksi yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi pihak pemadam kebakaran guna mendapatkan pertolongan.
Data dari Dinas Damkar mencatat, bangunan yang terdampak memiliki luas sekitar 8x20 meter persegi. Rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga, yakni Dodi (64) yang bekerja sebagai buruh harian lepas, serta Oji (40) yang mengontrak di bangunan tersebut dan bekerja sebagai pemungut barang bekas. Total terdapat sembilan jiwa yang terpaksa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal.
Rinaldi menambahkan, meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp750 juta. Di sisi lain, upaya pemadaman yang dilakukan berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi.
"Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi pemicu kebakaran, terutama pada instalasi listrik dan penggunaan kompor di rumah masing-masing," tambah Rinaldi.
Dalam proses pemadaman dan pengamanan lokasi, Dinas Damkar dibantu oleh berbagai pihak, mulai dari personel TNI, Polri, PLN, pihak Kecamatan, hingga Dubalang dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) setempat.
Baca Juga: Tekan Angka Kebakaran, Pemko Padang Akan Sosialisasi dan Simulasi Mitigasi Bencana
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mengingatkan warga untuk segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center Padang Sigap 112 atau nomor darurat Mako Damkar di (0751) 28558 untuk penanganan cepat. [*/hdp]











