Buku Karya 12 Profesor Wanita Faterna Unand Dibedah, Ini Harapan Rektor Yuliandri

Buku Karya 12 Profesor Wanita Faterna Unand Dibedah, Ini Harapan Rektor Yuliandri

Ini 12 profesor wanita Faterna Unand yang bukunya dibedah. [Foto: Humas Unand]

Padang, Padangkita.com – Buku karya 12 profesor wanita Fakultas Peternakan (Faterna) Universitas Andalas (Unand) dibedah, Kamis (18/8/2022).

Bedah buku secara hybrid oleh reviewer diadakan di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat Kampus Unand Limau Manis, Padang.

Buku yang dibedah berjudul ‘Peran Guru Besar Wanita Fakultas Peternakan Universitas Andalas dalam Menunjang Pembangun Peternakan di Indonesia’.

Buku tersebut terdiri dari empat bagian yakni, bagian Ternak Ruminansia, Ternak Unggas, Teknologi dan Industri Pakan dan Bioteknologi Hasil Ternak.

Adapun 12 guru besar atau profesor wanita tersebut adalah Prof. Arnim, Prof. Zaituni Udin, Prof. Fauzia Agustin, Prof. Mardiati Zain, Prof. Wizna, Prof. Mirnawati, Prof. Husmaini, Prof. Maria Endo Mahata, Prof. Nuraini, Prof. Yetti Marlida, Prof. Endang Purwati dan Prof. Salam N. Aritonang.

Sedangkan pembedah atau reviewer-nya adalah Prof. Novirman Jamarun (Universitas Andalas), Prof. Oscar Sjofjan (Universitas Brawijaya) dan Prof. Nurul Huda (Universitas Malaya Sabah).

Rektor Unand Prof. Yuliandri menyebutkan, bedah buku ini merupakan momentum dan motivasi bagi profesor lain dan juga para peneliti untuk menghasilkan karya dalam bentuk buku.

“Buku ini mengambarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para profesor wanita Faterna sebagai bentuk kinerja untuk menunjang pembangunan peternakan di Indonesia,” ujar Yuliandri.

Ia menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada para guru besar wanita yang telah menyelesaikan buku, bertitik tolak untuk memenuhi kebutuhan protein hewani nasional asal ternak dari hasil penelitian dan kompilasi tulisan serta gagasan baru.

Baca juga: Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia, Unand Jauh Melesat dan UNP Justru Melorot

Rektor Yuliandri berharap kinerja para guru besar ini dapat ditingkatkan dan menular serta secara kontinu melahirkan inovasi-inovasi, khususnya di bidang peternakan dan bidang lain pada umumnya yang dapat menjawab tantangan pembangunan di masa depan. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Tangis Haru di Kampung Talang, Fadly Amran Serahkan Kunci Hunian Baru untuk Korban Banjir Bandang
Tangis Haru di Kampung Talang, Fadly Amran Serahkan Kunci Hunian Baru untuk Korban Banjir Bandang
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi
Lantik Direktur Baru, Rektor UNAND Tekankan 'Sense of Crisis' Menuju World Class University
Lantik Direktur Baru, Rektor UNAND Tekankan 'Sense of Crisis' Menuju World Class University
Panggilan Kemanusiaan Kampus Hijau, UNAND Terjunkan 400 Mahasiswa Verifikasi 20 Ribu Rumah Rusak
Panggilan Kemanusiaan Kampus Hijau, UNAND Terjunkan 400 Mahasiswa Verifikasi 20 Ribu Rumah Rusak
400 Mahasiswa KKN Unand Ditugaskan untuk Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di Sumbar
400 Mahasiswa KKN Unand Ditugaskan untuk Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di Sumbar