Setelah Mal dan Minimarket, Kini Pengunjung Objek Wisata di Sumbar Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Setelah Mal dan Minimarket, Kini Pengunjung Objek Wisata di Sumbar Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Ilustrasi vaksin Covid-19 Moderna. [Foto: Ist.]

Padang, Padangkita.com – Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi. Salah satu caranya dengan regulasi yang mewajibkan warga menunjukkan sertifikat vaksinasi dalam sejumlah aktivitas.

Terbaru, Gubernur Sumbar Mahyeldi menerbitkan surat edaran yang mewajibkan pengunjung fasilitas akomodasi, objek wisata, restoran dan rumah makan menunjukkan sertifikat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi.

Surat edaran Nomor 556.1/980/Dispar-Pem/X-2021 yang ditandatangani oleh Mahyeldi Ansharullah pada 22 Oktober 2021.

"Menerapkan kebijakan wajib menunjukkan sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi bagi setiap tamu atau pengunjung fasilitas akomodasi, objek wisata, restoran, dan rumah makan," bunyi surat edaran itu.

Dalam surat itu juga dijelaskan, bagi tamu atau pengunjung yang belum mendapatkan suntikan vaksin karena alasan kesehatan dapat menunjukkan hasil negatif rapid antigen maksimal 1x24 jam atau swab PCR maksimal 2x24  jam.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui surat edaran itu juga mengajak pemilik usaha untuk mendorong karyawannya agar mengikuti vaksinasi bagi yang belum.

Surat edaran ini ditujukan kepda bupati dan wali kota se-Sumbar agar diterapkan di setiap daerah.

Baca juga: Edaran Gubernur Sumbar, Pengunjung Mal Hingga Minimarket Wajib Divaksin

Sebelumnya juga sudah ada surat edaran Gubernur yang mewajibkan pengunjung mal dan minimarket menunjukkan sertifikat vaksin. Hanya, di lapangan tak banyak yang menerapkannya. Warga bisa dengan bebas keluar masuk mal dan minimarket tanpa ada pemeriksaan sertifikat vaksin. [mfz/pkt]

Baca Juga

Temui Dubes Suriah, Gubernur Sumbar Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan - Sister Province
Temui Dubes Suriah, Gubernur Sumbar Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan - Sister Province
Gubernur Mahyeldi Serahkan Rekomendasi Seminar Wakaf Internasional kepada Menag
Gubernur Mahyeldi Serahkan Rekomendasi Seminar Wakaf Internasional kepada Menag
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Salaman dengan Presiden Prabowo, Gubernur Mahyeldi Sampaikan Langsung Terima Kasih
Salaman dengan Presiden Prabowo, Gubernur Mahyeldi Sampaikan Langsung Terima Kasih
Gubernur Mahyeldi Sebut Rakornas Pusat-Daerah Momentum Strategis Perkuat Koordinasi
Gubernur Mahyeldi Sebut Rakornas Pusat-Daerah Momentum Strategis Perkuat Koordinasi