Angin Kencang di Pessel, Sejumlah Pohon Tumbang hingga Kubah Masjid Raya Painan Rusak

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Sejumlah pohon tumbang terdapat di tiga kecamatan Pessel, akibat angin kencang

Pohon tumbang di Kecamatan Koto XI Tarusan, IV Jurai dan Batangkapas. [Foto: Ist]

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Sejumlah pohon tumbang terdapat di tiga kecamatan Pessel, akibat angin kencang

Painan, Padangkita.com - Akibat angin kencang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sejak Kamis (1/4/2021) pagi, sejumlah pohon tumbang dan bangunan dilaporkan rusak.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel Hasnul Karim mengatakan, sejumlah pohon tumbang terdapat di tiga kecamatan. Pohon-pohon bertumbangan di pinggir jalan pusat Kota Painan serta di jalan-jalan perkampungan.

"Tim kita sudah menuju lokasi untuk melakukan pembersihan material kayu atau pohon tumbang yang jatuh ke badan jalan," kata Hasnul, Kamis (1/4/2021) di Painan.

Tiga kecamatan yang terdapat pohon tumbang adalah Kecamatan Koto XI
Tarusan, IV Jurai dan Batangkapas.

“Untuk sementara, kita mendapat laporan di tiga kecamatan tersebut,"cujarnya.

Selain pohon tumbang, sejumlah bangunan juga dilaporkan rusak. Seperti robohnya kubah Masjid Raya Painan, dan atap bangunan kantor.

"Tapi, kalau bangunan rumah warga yang rusak tertimpa pohon atau yang rusak akibat angin kencang, kami belum mendapat laporan. Yang rusak itu, kubah Masjid Raya Painan, atap bangunan kantor Cabdin Provinsi" katanya.

Untuk mengoptimalkan upaya pembersihan, BPBD Rayon Painan juga membagi sejumlah personel ke beberapa titik wilayah pohon tumbang. Masyarakat setempat juga diminta berperan aktif membantu upaya pembersihan karena keterbatasan anggota BPBD.

Hasnul mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman bencana alam seperti angin kencang, maupun banjir. Sebab cuaca esktrem akhir-akhir ini bisa berdampak buruk jika tidak diwaspadai.

"Masyarakat sebagai nelayan, agar menunda dulu keberangkatannya untuk melaut. Kemudian masyarakat yang bermukim di seputar kawasan sungai juga hati-hati dan waspada potensi banjir luapan sungai, karena banjir bisa saja datang tiba-tiba setelah intensitas hujan cukup tinggi di bagian hulu," ingatnya.

Sementara itu, sebagian masyarakat yang di halaman rumahnya memiliki pohon rimbun dan besar, agar dapat melakukan pemotongan atau pemangkasan untuk menghindari terjadinya pohon tumbang.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang di Kota Padang, Paling Banyak di Bungus

"Kita berharap kepedulian masyarakat sehingga bisa mengurangi risiko bencana dan kerugian lainnnya." [nik/pkt]


Baca berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Wagub Vasko Tegaskan TMMD Program Terpadu Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
Wagub Vasko Tegaskan TMMD Program Terpadu Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
Kejar Skor IKPA 100, Bawaslu Pesisir Selatan Ajak Kolaborasi KPPN Painan
Kejar Skor IKPA 100, Bawaslu Pesisir Selatan Ajak Kolaborasi KPPN Painan
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah