Padang, Padangkita.com - Polisi meringkus lima orang pelaku begal bersenjata tajam yang beraksi di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada Minggu (29/11/2020) lalu berhasil diringkus polisi.
Ironisnya, kelima pelaku begal ini masih di bawah umur. Mereka adalah RP, 17 tahun, warga Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, dan GH, 15 tahun, warga Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Kemudian, AA, 15 tahun, warga Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, IE, 16 tahun, warga Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, dan WF, 16 tahun, warga Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, empat orang di antara kelima pelaku tersebut merupakan remaja putus sekolah, sementara satu orang lagi masih duduk di bangku SMA.
"Yang pertama kita amankan itu pelaku inisial RP, di rumahnya, lalu kita lakukan pengembangan dan kita amankan empat temannya yang lain di tempat terpisah," ujar Imran dalam keterangan tertulisnya yang diterima Padangkita.com, Kamis (3/11/2020).
Kata Imran, pelaku GH diamankan di Kelurahan Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, sementara itu pelaku AA dan IE diamankan di Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
"Kalau pelaku WF diserahkan oleh kakaknya ke Mapolsek Padang Timur," kata Imran.
Imran menambahkan, penangkapan para pelaku berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/237/B/XI/2020/Sek Timur, tanggal 30 November 2020. Mereka dilaporkan setelah membegal seorang pria di Jalan Sisingamangaraja pada Minggu dini hari (29/11/2020), sekira pukul 04.00 WIB.
"Pelaku mengancam korbannya menggunakan sebilah senjata tajam berupa parang," imbuh Imran.
Saat ini, kelima pelaku masih ditahan di Mapolsek Padang Timur guna pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan.
Baca Juga: Telah 10 Kali Beraksi, Penjambret Ditembak Polisi Saat Ditangkap di Kawasan By Pass Padang
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan oleh salah seorang pelaku, sebuah parang, dua helai baju, dan bodi motor.
Polisi masih memburu tiga orang pelaku lainnya yang ikut beraksi bersama lima orang pelaku ini. "Motor hasil curiannya diduga telah dijual," tutup Imran.[pkt]