5 Fakta Tentang Ikan Bilih, Bukan Dubilih yang “Diselamatkan” hingga ke Danau Toba

Penulis: Sonia

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Kian hari, populasi Ikan bilih atau bilis di Danau Singkarak kian berkurang.

Padang, Padangkita.com – Kian hari, populasi Ikan bilih atau bilis di Danau Singkarak kian berkurang. Pendapatan masyarakat sekitar Danau Singkarak yang bergantung pada tangkapan ikan endemik ini pun terus menurun.

Ikan bilih kerap disamakan atau digolongkan sebagai ikan teri, sebab memiliki persamaan bentuk yang menyerupai satu sama lain. Namun, faktanya kekerabatan kedua jenis ikan ini sangat jauh berbeda. Berikut beberapa fakta tentang ikan bilih yang dirangkum Padangkita.com dari berbagai sumber.

Bilih bukan Dubilih

Kata bilih dalam bahasa Minang merujuk pada dua pengertian. Pertama dubilih yang berarti setan atau iblis. Kedua yaitu ikan bilih atau bilis. Asal nama ikan ini merupakan pelafalan kata bilis dalam bahasa Minang.

Habitat Ikan Bilih

Ikan bilih merupakan jenis ikan air tawar endemik Sumatra dan tidak ditemukan di tempat lain. Ikan ini hidup di Danau Singkarak dan Danau Maninjau. Selain itu ikan bilih juga ditemukan di sungai yang bermuara ke Danau Singkarak salah satunya Batang Kuantan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Olahan Ikan Bilih

Dalam masakan khas Minangkabau, ada banyak jenis olahan ikan bilih. Ada ikan bilih balado yang mana ikan bilih digoreng kering lalu campurkan dengan bumbu balado yang pedas dan gurih. Sajian ini biasanya juga dilengkapi dengan petai, jengkol, kentang, atau goreng untuk lebih nikmat.

Terpopuler

Add New Playlist