5 Fakta dalam Kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris di Pemilu AS

Penulis: Mentari Tryana

Washington, D.C., Perhitungan suara dalam Pemilu AS 2020 usai sudah. Joe Biden berhasil memenangkan pemilu setelah mengumpulkan 290 suara elektoral.

Biden terpilih sebagai Presiden AS ke-46 dengan mengungguli Donald Trump yang hanya memperoleh 214 suara elektoral.

Baca Juga

Biden dan Harris akan resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Amerika Serikat ke-46 pada Januari 2021.

Berikut 5 fakta tentang Biden-Haris yang berhasil memenangkan Pemilu AS:

1. Meraih Suara Populer Terbanyak Sepanjang Sejarah Pemilu AS

Kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris berhasil mencatat sejarah baru dalam Pemilu AS. Kedunya berhasil memperoleh popular votes atau suara populer terbanyak sepanjang sejarah pemilu AS.

Baca juga: Menang Telak, Jacinda Ardern Kembali Jadi PM Selandia Baru

Sebanyak 75,404,182 suara populer berhasil diperoleh Biden dan Harris dari total sekitar 165 juta penduduk AS. Angka ini bahkan jauh melampaui total suara populer yang diperoleh Barrack Obama yaitu 69.498.516 suara.

Sementara itu, Donald Trump memperoleh sebanyak 70,903,094 suara.

Biden-Harris juga menak telak dengan raihan 290 suara elektoral dari 25 negara bagian dan Trump meraih 214 suara.

2. Joe Biden jadi Presiden Paling Tua Sepanjang Sejarah AS

Tidak hanya cetak rekor perolehan suara populer, Joe Biden juga mencatat rekor baru dengan menjadi presiden tertua dalam sejarah kepemimpinan AS.

Joe Biden Lahir pada 20 November 1942, ini berarti usianya telah menginjak 78 tahun saat ini.

Sebelumnya presiden tertua AS dipegang oleh Ronald Reagen, yang berusia 77 tahun saat meninggalkan jabatannya pada tahun 1989.

3. Kali Ketiga Mencalonkan Sebagai Presiden AS

Pemilu 2020 merupakan kali ketiganya Joe Biden mencalonkan diri sebagai calon presiden AS.

Joe Biden pertama kali melakukan pencalonan menjadi presiden Amerika Serikat pada tahun 1987, kemudian kembali mencalon pada tahun 2008.

4. Menarik Simpati Pemilih Muslim

Biden berhasil merangkul pemilih Muslim serta para imigran pada pemilihan 3 November lalu.

Council on American-Islamic Relations (CAIR) yang merupakan organisasi hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di Amerika Serikat, merilis hasil polling pilpres AS 2020 pada hari Selasa (3/11/2020). Hasilnya menunjukkan lebih dari 69 persen Muslim AS mendukung Biden, sementara 17 persen memilih Trump.

Biden berhasil menarik simpati pemilih Muslim Dalam kampanyenya, Biden menarik simpati pemilih Muslim usai mengutip hadist Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan setiap Muslim mencegah keburukan dalam kampanyenya.

“Barangsiapa di antara Kamu yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tanganmu, jika tidak sanggup lakukan dengan lisan mu. Jika masih tidak sanggup ubahlah dengan hatimu,” ujar Biden seperti dilansir AFP.

5. Kamala Harris jadi Wakil Presiden Wanita Kulit Hitam Pertama di AS

Tidak hanya Joe Biden, Wakil Presiden AS tepilih pun ikut mencatat dua sejarah baru sekaligus di AS. Dia menjadi wanita pertama dan warga AS keturunan kulit hitam pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS.

Wanita hebat berusia 56 tahun lahir dari imigran Amerika Serikat. Ayahnya dari Jamaika, dan ibunya dari India.

 

Terpopuler