33 Pelajar MAN Insan Cendekia Padang Pariaman Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Salah Seorang Orang Tua

|
Editor: Zulfikar

Berita Padang Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini: Sebanyak 33 pelajar MAN Insan Cendekia Padang Pariaman positif Covid-19.

Parit Malintang, Padangkita.com – Sebanyak 33 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Padang Pariaman dilaporkan positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR yang dikeluarkan Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand).

“Hasilnya sudah keluar kemarin malam. Anak MAN itu ada 33 orang yang positif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Pariaman, Yutiardy Riva’i kepada Padangkita.com via telepon, Minggu (18/4/2021).

Menurut Yutiardy, puluhan pelajar tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah tes swab massal yang digelar di sekolah, baik terhadap pelajar, guru, maupun karyawan. Dinkes juga telah mengambil sampel tahap pertama kepada 236 orang, di mana 33 orang di antaranya positif Covid-19.

Sebagai tindak lanjut, jelas Yutiardy, Dinkes akan kembali melakukan pengambilan sampel tahap kedua kepada mereka yang negatif Covid-19. “Kami akan cek ulang lagi. Hari ini kami pengambilan swab,” ungkapnya.

Saat ini, puluhan pelajar yang positif Covid-19 itu telah dikarantina di Rusunawa milik pemerintah daerah setempat. Puluhan pelajar tersebut, ada yang termasuk orang bergejala dan ada yang tidak. Gejala yang dialami seperti gangguan penciuman.

Lebih lanjut dijelaskan Yutiardy, kasus penularan Covid-19 di sekolah berasrama itu diduga berasal dari adanya kunjungan orang tua.

“Saya dengar ini kelalaian dari pihak sekolah. Orang tua diizinkan berkunjung, tetapi protokol kesehatan tidak dilaksanakan. Anak murid kan tinggal di dalam. Orang tua kan dari luar. Pihak sekolah tidak ada juga menyiapkan ruang pembatas antar orang tua dan siswa untuk komunikasi. Sebenarnya, kan harus ada pembatas kaca. Kami cek ke lapangan, itu tidak ada,” paparnya.

Atas kejadian ini, Dinkes menyarankan agar proses pembelajaran tatap muka di sekolah itu ditutup dan digantikan dengan proses pembelajaran daring. Siswa yang telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah dua kali pemeriksaan atau tes swab PCR, maka diperbolehkan pulang dengan dijemput orang tua.

“Tapi, itu urusan pihak sekolah nanti,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman, Zahirman mengatakan, kasus penularan Covid-19 di MAN Insan Cendekia terdeteksi pada pada Rabu (14/4/2021).

Awalnya, pihak sekolah melapor ke puskesmas setempat bahwa ada beberapa siswa yang mengalami gejala Covid-19, seperti demam, batuk, dan hilang penciuman.

Baca juga: 32 Pelajar MAN Insan Cendekia Padang Pariaman Reaktif Covid-19, Dikarantina di Rusunawa

Mendapati Informasi itu, pihak puskesmas melapor ke Dinkes Padang Pariaman. Petugas kesehatan melakukan rapid test antigen kepada para pelajar yang bergejala itu. Didapati, puluhan siswa reaktif Covid-19. Kemudian, Dinkes menggencarkan tes swab PCR di sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama itu. [zfk]


Baca berita Padang Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler