2 Pendaki Asal Jambi Cedera di Puncak Gunung Talamau, Evakuasi Terhalang Kabut

Penulis: Fuadi Zikri

Berita Pasaman Barat terbaru dan berita Sumbar terbaru:  Dua orang pendaki gunung asal Provinsi Jambi mengalami cedera di Gunung Talamau Pasbar

Simpang Empat, Padangkita.com – Dua orang pendaki gunung asal Provinsi Jambi mengalami cedera di Gunung Talamau, Pasaman Barat (Pasbar) pada ketinggian 2.000 MDPL.

Diketahui, korban bernama Urip Mulyono, 17 tahun, dan Suherdi, 27 tahun. Saat ini tim gabungan Pencarian dan Pertolongan Padang Pos Pasaman telah melakukan evakuasi terhadap koban.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Zulfahmi mengatakan, korban mengalami cedera saat akan naik gunung bersama 10 rekannya yang lain.

“Korban ini mengalami trouble, cedera, kakinya terkilir dan membengkak sehingga tidak bisa jalan,” ujar Zulfahmi saat dihubungi Padangkita.com, Jumat (1/1/2021).

Menurut Zulfahmi, insiden ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah mendapat informasi dari pos penjagaan jalur pendakian Gunung Talamau, pihaknya pun menerjunkan sebanyak lima personel untuk membantu mengevakuasi korban.

“Kita sekarang sudah berada di atas (gunung), tim kita berangkat tadi subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Sekarang tim sudah bersama korban,” kata Zulfahmi.

Dikarenakan karena cuaca di Gunung Talamau sedang berkabut, kata Zulfahmi, timnya memutuskan untuk bermalam terlebih dahulu di pos dua di ketinggian 1,164 MDPL

“Tim kita putuskan untuk bertahan dulu di pos dua karena saat ini sedang berkabut. Sekalian beristirahat, mudah-mudahan kaki korban membaik dan bisa kembali berjalan,” terang Zulfahmi.

Zulfahmi menambahkan, pihaknya melakukan evakuasi terhadap koban dengan cara menggendongnnya secara bergantian karena tidak dapat berjalan.

Korban sebelumnya melakukan pendakian Gunung Talamau bersama 10 orang rekannya dari Hambi pada Selasa (29/12/2020) lalu.

Baca Juga: Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-17 Pasbar Bakal Dilaksanakan Secara Terbatas dan Daring

“Mereka ini kan mulai mendaki sebelum Talamau tutup pada tangga 31 Desember 2020 kemarin. Jadi sebelum tutup mereka sudah naik,” ujar Zulfahmi. [pkt]


Baca berita Pasaman Barat terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist