145.040 Dosis Vaksin Covid-19 Moderna Untuk Masyarakat Umum Telah Disalurkan ke Daerah di Sumbar

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Kabar baik untuk masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) yang ingin vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Moderna. Kini vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat ini sudah tersedia di Sumbar.

Total jumlah vaksin Moderna ini 145.040 dosis, dan akan diberikan untuk masyarakat umum yang belum mendapatkan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Arry Yuswandy mengatakan, vaksin Moderna tersebut akan didistribusikan ke 19 kabupaten dan kota di Sumbar sesuai dengan alokasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Per tanggal 14 Agustus, baru empat kabupaten kota yang ambil vaksin Covid-19 Moderna untuk masyarakat, yaitu Kota Solok 1.820 dosis, Kota Padang 21.700 dosis, Kabupaten Solok 10.500 dosis, dan Kabupaten Mentawai 2.660 dosis. Jadi bagi masyarakat yang belum divaksin silakan ke puskesmas-puskesmas,” ungkap Arry, Minggu (15/8/2021).

Sebelumnya, kata Arry, Sumbar juga telah mendapatkan kiriman 30.660 dosis vaksin Covid-19 Moderna untuk tenaga kesehatan (nakes) dan telah didistribusikan ke 10 kabupaten kota dan 3 rumah sakit serta fasilitas kesehatan. Diantaranya ke RSUP M. Djamil 3.920 dosis, RSO M. Hatta Bukittinggi 700 dosis dan KKP klas II Padang 84 dosis.

Total hingga 12 Agustus 2021, jumlah vaksin Covid-19 yang masuk ke Dinkes Sumbar sebanyak 1.412.510 dosis, terdiri dari 3 jenis vaksin, Sinovac, AstraZeneca dan Moderna.

Dari jumlah tersebut telah didistribusikan 1.282.140 dosis dan sisa stok saat ini 130.370 dosis.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin Moderna dibuat dengan platform mRNA dengan nukleosida dimodifikasi yang dapat membentuk kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga dapat mencegah penyakit Covid-19.

Kemenkes menyarankan agar vaksin Moderna disimpan dalam mesin pendingin pada suhu minus 25 derajat celcius sampai dengan minus 15 derajat celcius di fasilitas dinas kesehatan.

Sedangkan pada fasilitas pelayanan kesehatan, kata Nadia, vaksin Moderna dapat disimpan pada “vaccine refrigerator” suhu 2 hingga 8 derajat celcius.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan, berdasarkan data hasil uji klinis fase ketiga menunjukkan, efikasi vaksin Covid-19 Moderna mencapai 94,1 persen pada kelompok usia 18-65 tahun.

Sementara, untuk kelompok usia di atas 65 tahun, efikasinya menurun mencapai 86,4 persen. Selain itu, hasil uji klinis fase ketiga juga menunjukkan vaksin Moderna aman untuk kelompok populasi masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Komorbid yang dimaksud yakni penyakit paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit lever hati, dan HIV.

Soal efek samping, tak jauh berbeda dengan vaksin Covid-19 lainnya. Vaksin Moderna juga memiliki efek samping bagi mereka yang telah disuntik.

Namun munculnya efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) cenderung dapat ditoleransi dengan status tingkat keparahan satu dan dua.

Baca juga: Dinkes Ungkap Kafe dan Restoran Berisiko Jadi Tempat Penyebaran Covid-19 di Kota Padang

Kejadian efek samping yang paling sering dirasakan, antara lain, nyeri, kelelahan, nyeri di tempat suntikan, nyeri otot, nyeri sendi dan pusing. (*/pkt)

Terpopuler

Add New Playlist