Waspada Mudik, Satu Titik Longsor di Ruas Padang-Pekanbaru

Longsor di km 185 Pangkalan, ruas Padang – Pekanbaru (Foto: dok padangkita.com)

Padangkita.com – Menjelang lebaran tahun ini, pemerintah memastikan jalur mudik Padang – Pekanbaru lancar dan kondisi jalan dalam keadaan bagus.

“Kondisi jalan By Pass Padang – Bukittinggi sampai batas Riau sudah 99 persen bagus. Artinya sangat nyaman bagi pemudik dari Riau ke Sumbar maupun sebaliknya,” kata Syaiful Anwar, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III Sumbar Bengkulu, Sabtu (17/6/2017).

Dalam pantauan tim BPJN III kondisi jalan yang menghubungkan dua provinsi tersebut dalam kondisi sangat bagus.

Bahkan, sisa material longsoran dan banjir di kawasan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Maret lalu yang sempat membuat akses kedua daerah itu terputus, kini tak berbekas lagi.

Hanya di rute itu, menyisakan satu titik longsor yaitu pada KM 185 yang kini sedang dilakukan penanganan akibat longsor pada 9 Juni 2017 lalu.

Longsor tersebut mengakibatkan tertutupnya satu lajur kendaraan dan hanya menyisakan satu lajur untuk dilalui kendaraan.

Untuk mencegah kemacetan pada titik longsor longsor, BPJN III memasang plat decker untuk menahan timbunan.

“Saat ini progress pekerjaan sedang menunggu pengeringan beton pada plat decker, dan diharapkan pada hari Senin (19/6) sudah dapat dilakukan penimbunan sehingga pada saat kepadatan arus mudik jalan sudah dapat dilalui kendaraan dengan 2 lajur,” katanya.

Syaiful mengatakan lembaganya juga menyiapkan posko-posko siaga Sapta Taruna Bina Marga di sepanjang jalur mudik, untuk mengantisipasi bencana.

“Posko Siaga Sapta Taruna di seluruh Sumbar ada 16 posko dan di Bengkulu ada 9 posko. Posko ini dilengkapi informasi daerah rawan longsor, alat berat berupa dump truck, loader dan excavator dan petugas piket lebaran beserta call centernya,” kata Syaiful.

Salah satu posko di titik rawan misalnya, posko KM 65 di Silaiang, Kabupaten Tanah Datar. Jalanan berkelok dengan tikungan tajam dan turunan curam ini dilengkapi berbagai alat berat, untuk mengantisipasi jika terjadi longsor.

Ia juga meminta pengendara yang melewati ruas tersebut untuk berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu di lokasi tersebut karena apabila hujan jalanan menjadi licin.

Baca juga:
Longsor, Ribuan Warga Sijunjung Terisolir

“Rambu lalu lintas juga telah diperbanyak melalui kerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian, agar dapat melayani mudik dengan lebih baik lagi,” katanya.

Selain itu, posko juga ditempatkan di Jembatan Kelok 9 yang terkenal akan keindahan lansekap alamnya yang harmonis dengan struktur jembatan. Pada spot pariwisata ini diprediksi akan terjadi kepadatan kendaraan.