Korban Longsor di Solok Belum Ditemukan

Ilustrasi: Kasus longsor di Ponorogo, Jawa Timur. (Foto: BNPB)

Padangkita.com – Banjir bandang yang melanda Nagari Sibarambang Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok menimbulkan korban jiwa. Banjir bandang yang terjadi diduga disebabkan oleh hujan lebat yang terjadi di wilayah tersebut dari Sabtu (09/12/2017) pukul 21.00 WIB hingga Minggu pagi (10/12/2017).

Korban hilang Bernama Ocan (45) warga Taratak jorong Pakarohan Nagari Sibarambang kec. X Koto Diatas. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya meninggalkan rumah saat sedang berlangsungnya pesta pernikahan anaknya di jorong Taratak Pakarohan, menuju Palangkahan Jorong Pakarohan. Rumah tersebut diketahui sebagai rumah keluarga suami korban, Neni (60).

Longsor diperkirakan terjadi sekira pukul 05.30 WIB. Tanah longsor mengakibatkan tertimbunnya sejumlah rumah rumah penduduk. Pemerintahan Nagari Sibarambang bersama masyarakat setempat melakukan evakuasi awal terhadap korban bencana longsor sejak pukul 07.00 WIB.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Dasril menjelaskan, dari data sementara yang dihimpun menyebutkan, dua jembatan putus dan satu rusak berat. Lalu, akses jalan Sungai Janiah menuju Sibarambang putus.

“Hingga kini, total ada sekitar 43 rumah terkena longsor. Tidak hanya itu, musibah tersebut turut menyeret 2 ekor ternak warga dan 1 sepeda motor,” katanya dalam rilis yang diterima Padangkita, Minggu (10/12/2017).

Dia mengatakan, tim tengah bekerja, mencari warga yang hilang dan juga melakukan pendataan. Sejumlah Tim SAR dari daerah lain juga telah merapat ke lokasi kejadian.

Berdasarkan pulbaket sementara jumlah titik terkena bencana longsor di Kecamatan X Koto diatas sejumlah lebih kurang 30 unit rumah dengan klasifikasi 10 unit rumah dalam keadaan rusak berat dan 20 unit rumah rusak ringan.

Selain itu, kerusakan akibat bencana yakni longsor pada sekita 6 titik, yg memutus akses jalan menuju Jorong Pakarohan Nagari Sibarambang, sedangkan untuk korban jiwa 1 orang yg masih dalam pencarian.

Baca juga:
Perkuat Komitmen KLA, Padang Deklarasi Puskesmas Ramah Anak