Atasi Sampah ke Laut, Sungai di Padang Butuh Jaring Penghambat

Alat berat yang diturunkan oleh pemko Padang untuk membersihkan kawasan pantai Padang dari tumpukan sampah. Sampah sendiri diperkirakan mencapai 150 juta ton. (Foto: Aidil Sikumbang)

Padangkita.com – Pemerintah kota Padang menyatakan 5 sungai besar di Kota Padang membutuhkan jaring penghambat agar dapat menahan pergerakan sampah yang terbuang ke sungai.

Wakil walikota Padang, Emzalmi mengatakan jaring besar yang dibutuhkan tersebut berfungsi untuk menghambat laju dan mengumpulkan sampah yang terseret air.

“Kita membutuhkan jaring besar yang berfungsi sebagai penghambat sampah sehingga kita dapat mengumpulkan sampah yang hanyut dari hulu,” katanya dikutip dari humas, Jumat (13/10/2017).

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau pengerukan sampah di pantai Muaro Lasak, Kamis (12/10/2017) kemarin. Tumpukan sampah yang berserakan di Pantai Padang tersebut terjadi karena hujan deras yang melanda Kota Padang tiga hari belakangan.

Emzalmi mengatakan, bahwa sampah-sampah tersebut terbawa arus sungai yang bermuara di pantai Padang.

Baca juga:
150 Ton Sampah Penuhi Kawasan Pantai Padang
2 Alat Berat dan 13 Truk Dikerahkan untuk Bersihkan Sampah Pantai Padang

“Terdapat sekitar 50 ton tumpukan sampah yang ada disini. Kami bekerja sama dengan PT. Utama Karya dan meminjam alat berat mereka dalam pengerutan ini,” ungkapnya.

Emzalmi di sisi lain juga mengimbau agar masyarakat Kota Padang tetap menjaga budaya hidup bersih dan tidak membuang sampah ke sungai.

”Penumpukan sampah di pantai juga menyebabkan tersumbatnya aliran air yang berakibat terjadinya banjir. Untuk itu kita jangan sampai ada yang membuang sampah ke sungai,” ujar Emzalmi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang berupaya keras untuk membersihkan tumpukan sampah dengan menggunakan alat berat dengan melibatkan puluhan pekerja.

Deni Harzandi, Kabid Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang mengatakan tumpukan sampah di sepanjang pesisir pantai kerap kali terjadi setelah hujan lebat.

“Biasanya dengan adanya badai terjadi berhari-hari akan mengeluarkan banyak sampah dan hal ini terjadi dihampir seluruh
kawan pesisir pantai Padang,” katanya kepada Padangkita.com, Kamis (12/10/2017).

Petugas menurutnya telah berupaya melakukan pembersihan secara manual namun tidak begitu membuahkan hasil karena banyaknya jumlah sampah yang berserakan.

“Kemarin sudah kita coba bersihkan sampah-sampah tersebut secara manual. Hasilnya memang tidak seperti yang kita inginkan,” katanya lagi.

Menurutnya, pemko Padang menurunkan 2 alat berat sejak Kamis (12/10/2017) pagi untuk membersihkan sampah yang memenuhi kawasan Muaro Lasak, Pantai Padang.

(Aidil Sikumbang)