300 Ribu Warga Sumbar Belum Lakukan Perekaman KTP Elektronik

Pekan pendaftaran penduduk di halaman parkir kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (07/12/2017) (Foto: Aidil Sikumbang)

Padangkita.com – Dalam rangka pencapaian tagret nasional perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik tahun 2017, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pendudukan dan Catatan Sipil (Disduk KB Capil) mengadakan pekan pendaftaran penduduk. Acara ini akan diselenggarakan pada 07-10 Desember 2017 di halaman parkir kantor Gubernur Sumatera Barat.

Kepala Disduk KB Capil Prov Sumbar, Novrial mengatakan pelayanan perekaman dan percetakan KTP elektronik akan dilakukan oleh dinas kendudukan dan pencatatan sipil seluruh kota dan kabupaten yang ada di Sumatera Barat. Tujuan untuk menuntaskan perekaman dan pencetakan KTP elektronik yang masih tersisa.

“Kegiatan ini untuk menyukseskan pencapaian target nasional perekaman KTP elektronik tahun 2017,” katanya kepada wartawan, Kamis (07/12/2017).

Menurutnya hingga saat ini masih terdapat 300 ribu KTP elektronik yang belum dicetak. Hal tersebut sebelumnya disebabkan oleh ketiadaan blangko KTP elektronik dari pemerintah pusat. Namun kini, masalah tersebut telah bisa diatasi setelah kementerian dalam negeri mengirimkan blangko KTP elektronik ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Novrial menjelaskan jumlah penduduk di Sumatera Barat berdasarkan data semester pertama Disduk KB Capil mencapai 5,4 juta jiwa. Sedangkan usia yang wajib memiliki KTP adalah 3,8 juta jiwa.

“Untuk perekaman KTP sendiri telah mencapai 91,67 persen dari total penduduk wajib KTP,” katanya lagi.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan sisa masyarakat yang belum merekam dan mencetak KTP elektronik tinggal 8 persen. Sehingga acara yang digelar tersebut diharapkan bisa menuntaskan target tersebut. Pemerintah kota dan kabupaten pun berkomitmen untuk menyukseskan perekaman tersebut.

“Akan ada komitmen dari pemerintah kota dan kabupaten untuk menuntaskan perekaman dan percetakan KTP elektronik tersebut,” katanya.

Pemerintah Sumatera Barat sendiri manergetkan sebelum Februari 2018 seluruh penduduk wajib KTP di sumbar harus telah memiliki KTP elektronik tersebut. Hal ini ditujukan untuk menyukseskan agenda pemilihan umum legislatif dan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan pada tahun depan.

(Aidil Sikumbang)

BAGIKAN