Warga Sumbar Terinfeksi Covid-19 Bertambah 90 Orang, Solok Selatan dan Pasaman Naik ke Zona Kuning

Penulis: MF Zikri

Berita Kota Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Tambahan kasus Covid-19 di Sumbar pada Minggu (30/8/2020) sebanyak 90 orang, rekor terbanyak kasus harian

Padang, Padangkita.com – Bukan saja menjadi rekor terbanyak tambahan kasus harian dengan 90 orang, hari ini Minggu (30/8/2020), sebaran kasus Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) juga makin meluas. Sebanyak 15 kabupaten dan kota di Sumbar mencatat tambahan kasus hari ini.

Jasman Rizal, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar melaporkan, total warga Sumbar yang terinfeksi virus Corona sampai hari ini telah lebih dari 2.000 atau persisnya 2.067 orang. Pasien yang sembuh bertambah 37 orang, totalnya menjadi 1.194 orang. Pasien yang meninggal dunia bertambah lagi satu orang, totalnya menjadi 56 orang.

Tambahan kasus Covid-19 paling banyak tetap berasal dari Kota Padang, 34 orang. Berikutnya secara berurutan, Kota Pariaman 13 orang, Kota Bukittinggi 8 orang, Kota Padang Panjang 6 orang, Kabupaten Padang Pariaman 6 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 5 orang.

Lalu, Kabupaten Agam 5 orang, Kota Payakumbuh 4 orang, Kabupaten Solok 2 orang, Kabupaten Tanah Datar 1 orang, Kota Solok 1 orang, Kabupaten Pasaman Barat 1 orang, dan Kabupaten Sijunjung 1 orang.

Dua daerah yang selama ini masuk zona hijau, hari ini juga menambah kasus baru yakni, Kabupaten Solok Selatan 2 orang, dan Kabupaten Pasaman mencatat kasus baru 1 orang.

Baca juga: Bertambah 89 Orang, Kasus Covid-19 di Sumbar Tembus 2.066 Orang

“Dengan adanya warga Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman positif, otomatis status zona hijau yang telah lebih satu bulan disandangnya, berubah menjadi zona kuning. Praktis yang masih zona hijau hanya Kabupaten Kepulauan Mentawai,” kata Jasman yang juga Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Minggu (30/8/2020) malam.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia hari ini adalah perempuan, 67 tahun, warga Muaro Bodi, Sijunjung, ibu rumah tangga, diduga terpapar virus Corona saat beraktivitas di luar rumah, sebelumnya tercatat sebagai pasien RSUP Dr. M. Djamil, Padang.

Tambahan 90 kasus (positif) dan 37 pasien yang sembuh (negatif) berdasarkan pemeriksaan 2.696 spesimen oleh tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang, dan Laboratorium Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, Agam.

Total jumlah sampel specimen yang telah diperiksa di Sumbar sampai hari ini sebanyak 115.133 sampel, dan jumlah orang yang diperiksa sebanyak 98.608 orang. Secara keseluruhan, “positivity rate” (PR) Sumbar 2,10 persen.

Secara persentase perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Sumbar adalah: Total kasus 2.067 orang (100%); Pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit 191 orang (9,24%); Pasien yang isolasi mandiri 459 orang (22,21%); Pasien yang isolasi daerah 31 orang (1,50%); Pasien yang isolasi di BPSDM di Padang 48 orang (2,32%); Pasien yang isolasi PPSDM di Baso 88 orang (4,26%); Pasien yang meninggal dunia 56 orang (2,71%); Pasien yang sembuh 1.194 orang (57,76%).

Total jumlah kasus suspek di Sumbar sebanyak 384 orang, dirawat sebanyak 61 orang, dan isolasi mandiri sebanyak 323 orang. [*/pkt]


Baca berita Kota Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com