Wagub Sumbar Terkejut RSUD M Zein Bisa Produksi Oksigen, Minta Tingkatkan Buat Bantu RS Lain

Penulis: Redaksi

Painan, Padangkita.com – Kemampuan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan, untuk memproduksi sendiri oksigen medis, mengejutkan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy.

Betapa tidak, di tengah banyaknya rumah sakit kekurangan oksigen medis, RSUD di Pesisir Selatan (Pessel) itu justru bisa memenuhi kebutuhan sendiri secara mandiri.

Spontan, Audy pun langsung berkunjung ke RSUD M Zein, Sabtu (24/4/2021). Ia mengapresiasi RSUD M Zein telah mampu memproduksi oksigen secara mandiri melalui generator.

Bahkan, RSUD M. Zein Painan dalam satu hari bisa memproduksi oksigen mencapai 150 tabung. Sehingga, kebutuhan oksigen di rumah sakit tersebut dapat dipenuhi tanpa kendala.

“Ini saya baru tahu, kalau RSUD M Zein Painan bisa produksi oksigen sendiri. Ini Istimewa yang baru sekali saya temui dan saya telah banyak berkeliling di rumah sakit di Sumbar ternyata Pessel kenapa tidak pernah minta oksigen? Ternyata Pessel  sanggup produksi oksigen 150 tabung per hari,” jelas Audy kepada Padangkita.com, Sabtu (24/7/2021) usai mengunjungi RSUD M Zein Painan.

Ia menyampaikan, hasil produksi oksigen yang ada di RSUD juga sebanding dengan kebutuhan oksigen harian bagi pasien. Artinya, secara swasembada RSUD M Zein telah mampu memenuhi kebutuhan oksigen tanpa harus meminta ke pihak lain.

Untuk itu, Audy pun meminta RSUD M Zein dapat meningkatkan produksi oksigen sehingga dapat pula berkontribusi untuk beberapa rumah sakit lain yang membutuhkan saat ketersediaan oksigen habis.

“Meski mampu produksi hingga 150 tabung oksigen per hari, tapi sayangnya kebutuhan di rumah sakit juga segitu. Jadi, ini perlu di-up (ditingkatkan) lagi,” katanya.

Sementara, Direktur Utama RSUD M Zein Painan, Sutarman mengatakan, kebutuhan oksigen di rumah sakit sudah mulai meningkat seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di daerah itu.

“Sebelumnya, waktu kasus Covid-19 terkendali dan tak meningkat signifikan, kebutuhan oksigen hanya 50 tabung per hari. Tapi, kini kebutuhannya meningkat bisa mencapai 100 hingga 150 tabung per hari,” ucapnya.

Sutarman mengakui rumah sakit yang dipimpinnya tidak mengalami kendala soal ketersediaan oksigen. Hanya saja, saat ini, RSUD perlu melakukan penambahan ruang isolasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

“Karena hingga kini, ruang isolasi kita di RSUD telah penuh. Bahkan kemarin ada pasien Covid-19 yang dirawat sementara di tenda darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19 akan ditambah dua kali lipat. Sebelumnya, hanya menyediakan 18 unit tempat tidur, lalu beberapa waktu lalu sudah bertambah menjadi 25 unit.

“Dan kini ditambah lagi menjadi 39 tempat tidur. Gedung bekas paru bakal kita renovasi, kita tambah 14 unit tempat tidur lagi,” tuturnya.

Ia berharap, seluruh masyarakat agar lebih waspada dari ancaman Covid-19. Karena penularannya masih terus terjadi dan meningkat lebih tajam. Dia mengingatkan bahwa rumah sakit juga memiliki keterbatasan.

Jika kasus meningkat terus, rumah sakit tidak akan mampu menampung seluruh pasien Covid-19 untuk dirawat. Namun alternatif lainnya adalah dengan memanfaatkan rumah susun sewa (Rusunawa) di Kampung Muaro, Painan Selatan.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Pessel, 23 Juli 2021 terdapat penambahan kasus Positif Covid-19 sebanyak 49 orang.

Baca juga: Terbatas dan Mulai Langka, RSUD M Zein Painan Produksi Oksigen Sendiri, Bisa 150 Tabung Per Hari

Dengan demikian, secara kumulatif total keseluruhan kasus Covid-19 di Pessel kini mencapai 2.573 orang. Dari jumlah itu, pasien yang sembuh sebanyak 1.926 orang, meninggal dunia 80 orang dan dirawat serta isolasi mandiri sebanyak 526 orang. (nik/pkt)

Terpopuler

Add New Playlist