Usai Dianugerahi Gelar Sangsako, Danlantamal II Padang Janji Akan Bantu Pengiriman Kapal Perang ke Kota Pariaman

Pariaman, Padangkita.com - Danlantamal II Padang akan ikut membantu pengiriman kapal perang yang dihibahkan ke Pemko Pariaman.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar (kanan) menyerahkan cenderamata kepada Danlantamal II Padang, Laksamana Pertama TNI Hargianto. [Foto: Ist]

Pariaman, Padangkita.com - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut II (Danlantamal II) Padang, Laksamana Pertama TNI Hargianto yang juga bergelar Sutan Lauik Sati Nan Batuah akan ikut membantu pengiriman kapal perang yang dihibahkan ke Pemko Pariaman.

"TNI AL beberapa bulan lalu telah menghibahkan sebuah kapal perang KRI Teluk Ratai-509. Sekarang proses pengiriman kapal tersebut masih menunggu kesiapan sarana dan prasarana yang akan dibangun oleh Pemko Pariaman. Kapanpun Pemko Pariaman siap, kita akan bantu prosesnya," ujar Hargianto.

KRI Teluk Ratai 509, kata Hargianto, merupakan kapal perang yang sudah dipensiunkan sejak Tahun 2019, di mana kapal perang itu merupakan bekas kapal perang Amerika, yang menjadi saksi sejarah pada perang Dunia II.

Kapal sepanjang 100 meter dan lebar 15,5 meter itu mampu mengangkut 20 tank dan 200 pasukan. Dan untuk memudahkan pendaratan pasukan beserta persenjataannya, kapal ini memiliki rampa depan dengan kemampuan mendarat langsung di pantai/beaching.

"Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama rombongan pada Bulan Juni lalu juga telah melihat secara langsung seperti apa kondisi kapal tersebut. Dengan luas yang dimiliki kapal perang tersebut, Pemko Pariaman berjanji akan mempersiapkan segera lokasi dan segala yang dibutuhkan untuk meletakkan kapal perang tersebut kapal perang akan dijadikan museum bahari yang akan menjadi salah satu objek wisata baru di Kota Pariaman. Kami sedang mendiskusikan dengan pihak TNI AL bagaiman cara terbaik membawa kapal ini ke Kota Pariaman," ungkapnya.

Kota Pariaman, lanjut Hargianto, merupakan satu-satunya daerah yang memiliki museum bahari dari kapal perang yang ada di luar Pulau Jawa, dan akan menjadi kebanggaan bagi Kota Pariaman, dan Sumatra Barat.

Kota Pariaman juga tercatat sebagai satu-satunya daerah bersejarah bagi TNI AL, oleh karena itu Lantamal II Padang memberikan julukan Kota Pariaman sebagai Kota Bahari.

“Pemko Pariaman berencana akan menyulap kapal perang tersebut menjadi salah satu objek wisata bahari sehingga ketika wisatawan mengunjungi kapal tersebut akan mengetahui sejarah tentang kapal perang dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan kegiatan TNI AL,” katanya.

Baca juga: LKAAM Kota Pariaman Beri Gelar Sangsako Sutan Lauik Sati Nan Batuah pada Danlantamal II Padang

Hargianto berharap, setelah kapal perang tersebut berada di pinggir pantai Kota Pariaman dan menjadi salah satu objek wisata, akan mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan baik lokal maupun asing sehingga dengan begitu, perekonomian di Kota Pariaman akan semakin baik dan lebih meningkat. [adv]

Baca Juga

Ketua Bawaslu RI dan Pj Wako Roberia Tinjau PSU DPD RI Dapil Sumbar di Kota Pariaman
Ketua Bawaslu RI dan Pj Wako Roberia Tinjau PSU DPD RI Dapil Sumbar di Kota Pariaman
Pj Wako Pariaman Roberia Kukuhkan BPD untuk Tambahan Masa Jabatan 2 Tahun
Pj Wako Pariaman Roberia Kukuhkan BPD untuk Tambahan Masa Jabatan 2 Tahun
Puskesmas Air Santok Pariaman Satu-satunya Percontohan tentang Inovasi ILP di Sumbar
Puskesmas Air Santok Pariaman Satu-satunya Percontohan tentang Inovasi ILP di Sumbar
‘Manabang Batang Pisang’: Prosesi Kedua Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2024
‘Manabang Batang Pisang’: Prosesi Kedua Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2024
PIII Sumbar Kunjungi KTH Sarumpun Saiyo yang Budi Dayakan Madu Galo-galo dan Pinang Wangi
PIII Sumbar Kunjungi KTH Sarumpun Saiyo yang Budi Dayakan Madu Galo-galo dan Pinang Wangi
Berbatasan Langsung dengan Laut, Kota Pariaman Rentan Dimasuki Orang Asing
Berbatasan Langsung dengan Laut, Kota Pariaman Rentan Dimasuki Orang Asing