Padang, Padangkita.com – Endapan lumpur tebal sisa banjir susulan yang menerjang Jumat (2/1/2026) lalu masih melumpuhkan saluran drainase di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo. Tak ingin warganya berlarut dalam genangan, Wali Kota Padang, Fadly Amran, turun langsung memimpin aksi gotong royong (goro) massal pada Minggu pagi (4/1/2026).
Mengenakan sepatu bot dan seragam lapangan, Fadly membaur bersama warga dan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang. Mereka berjibaku mengeruk sedimen yang menyumbat aliran air.
Di sela-sela peninjauan, Fadly menegaskan bahwa aksi ini adalah respons taktis kedaruratan.
"Hari ini kita bergerak cepat. Saya ajak masyarakat dan seluruh perangkat daerah turun tangan langsung membersihkan drainase. Ini langkah awal yang wajib kita lakukan agar aliran air kembali normal. Kita tidak bisa menunggu, drainase ini urat nadi agar air cepat surut," ujar Fadly Amran dengan napas terengah usai mengangkat sedimen.
Namun, Fadly menyadari bahwa membersihkan drainase hanyalah solusi jangka pendek. Ia menyoroti akar masalah banjir tahunan di Kampung Lapai, yakni kondisi sungai yang kritis.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Padang ini memberikan pernyataan tegas yang ditujukan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V selaku pemegang kewenangan pengelolaan sungai.
"Kita harus jujur melihat masalahnya. Penyebab banjir di Kampung Lapai ini di antaranya disebabkan pendangkalan parah di Sungai Lapai dan kondisi pintu air yang sudah tidak layak. Oleh karena itu, kita sedang mendorong keras BWS Sumatera V untuk segera melakukan normalisasi sungai. Ini solusi mati, solusi jangka menengah dan panjang yang mutlak bagi masyarakat di sini," tegas Fadly.
Selain urusan fisik, Fadly juga menaruh perhatian pada pendataan korban. Ia menginstruksikan aparatur kecamatan dan kelurahan untuk bekerja valid dan cepat.
"Saya minta Camat dan Lurah segera data warga. Jangan ada yang terlewat. Data ini akan menjadi dasar bagi kami di Pemko Padang untuk menyalurkan bantuan lanjutan," instruksinya.
Fadly pun tak lupa memberikan apresiasi kepada warga yang tetap semangat bergotong royong meski sedang tertimpa musibah.
"Saya sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam goro hari ini. Di tengah musibah, kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan terbesar kita untuk bangkit mengatasi bencana," pungkas Fadly menutup arahannya.
Aksi bersih-bersih ini didukung kekuatan penuh lintas sektor. Warga dibantu personel dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), PMI, Dinas PUPR, Satpol PP, hingga relawan kebencanaan.
Baca Juga: Fadly Amran Pimpin Goro Massal di Pauh dan Pastikan Relokasi 80 KK
Untuk mempercepat peluruhan lumpur yang mengeras, Pemko Padang mengerahkan tiga unit armada Damkar untuk penyemprotan tekanan tinggi, serta armada truk dari DLH untuk mengangkut material sedimen ke tempat pembuangan. [*/hdp]











