Tinjau Pabrik Semen Padang, Andre Rosiade: Rumah Sepablock Tahan Gempa dan Siap Huni dalam 2 Minggu

Padang, Padangkita.com — Percepatan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera menjadi atensi khusus kalangan legislator di Senayan. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau langsung kesiapan inovasi teknologi "Sepablock" (Semen Padang Bata Interlock) yang digadang-gadang menjadi solusi hunian cepat bangun bagi korban bencana.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung di area pabrik dan rumah contoh PT Semen Padang, Kamis (22/1/2026). Andre didampingi oleh jajaran direksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Semen Padang guna memastikan ketersediaan material untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Andre Rosiade menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar seremonial, melainkan untuk mengawal rencana besar pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang layak bagi warga terdampak banjir bandang November 2025 lalu.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk membangun hunian tetap. Produk Sepablock yang diproduksi PT Semen Padang akan berkontribusi langsung dalam pembangunan Huntap di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh," ujar Andre di sela-sela peninjauan.

Dalam kesempatan itu, Andre mengungkapkan bahwa SIG telah mengantongi kontrak strategis dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk pembangunan ribuan unit rumah di Sumatera Barat.

"Berdasarkan laporan manajemen, SIG telah memperoleh kontrak pembangunan Huntap sebanyak 4.800 unit rumah di Sumatera Barat. Ini langkah konkret pemulihan pascabencana," ungkapnya.

Politisi asal Minang ini secara khusus menyoroti keunggulan teknologi bata interlock (Sepablock). Menurutnya, teknologi ini menjawab tiga tantangan utama penanganan pascabencana: kecepatan, keamanan, dan efisiensi biaya.

"Sepablock ini jelas unggul. Pertama, proses pengerjaannya sangat cepat, dalam waktu dua minggu rumah sudah bisa berdiri. Kedua, rumahnya tahan gempa dan tahan api. Ketiga, harganya relatif terjangkau. Untuk rumah tipe 36 meter persegi, biayanya berkisar antara Rp150 juta hingga Rp160 juta," jelas Andre merinci.

Kecepatan konstruksi menjadi poin krusial yang digarisbawahi Andre. Ia optimistis teknologi ini dapat memangkas waktu tunggu para pengungsi untuk mendapatkan rumah kembali.

"Insyaallah ini bisa bersaing dan sangat membantu pemerintah. Kalau selesai dalam dua minggu, masyarakat bisa langsung menempati rumahnya," tambahnya.

Selain fokus di Sumbar, Andre juga mendorong manajemen SIG dan Semen Padang untuk melakukan ekspansi pasar ke provinsi tetangga yang juga terdampak bencana.

"Tadi kami juga menyarankan kepada manajemen SIG agar dapat bersaing di Sumatera Utara dan Aceh. Hal ini sedang dikaji oleh manajemen, terutama terkait aspek harga agar lebih kompetitif di wilayah tersebut," tutur Andre.

Menanggapi dukungan tersebut, Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyatakan kesiapan penuh perusahaannya. Ia menjelaskan bahwa Sepablock adalah produk inovasi unggulan yang memang didesain untuk kebutuhan konstruksi modern yang efisien.

Pri Gustari juga menjamin bahwa kapasitas produksi pabrik saat ini sangat memadai untuk memenuhi target percepatan pembangunan Huntap yang ditetapkan pemerintah.

"Produksi Sepablock kami mampu menghasilkan sekitar 100 hingga 110 unit rumah setiap bulan. Artinya, dalam satu tahun bisa mencapai 1.200 hingga 1.300 unit rumah," papar Pri Gustari.

Saat ini, PT Semen Padang terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan balai-balai terkait untuk teknis pelaksanaan di lapangan. Pri berharap dukungan politik dari Komisi VI DPR RI dapat memperlancar sinergi antar-lembaga ini.

Baca Juga: Solusi Rumah Murah dan Tahan Gempa, Bank Mandiri Dorong Penggunaan SEPABLOCK Semen Padang di KPR FLPP

"Dengan dukungan Komisi VI DPR RI, kami berharap kontribusi PT Semen Padang dan SIG dalam program hunian tetap ini dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera bangkit dan memiliki tempat tinggal yang layak," pungkasnya. [*/hdp]

Baca Juga

Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Semen Padang Masifkan Gerakan "Genting" di Tiga Kecamatan
Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Semen Padang Masifkan Gerakan "Genting" di Tiga Kecamatan
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Komisi II DPRD Padang Evaluasi Kinerja PT Semen Padang
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Komisi II DPRD Padang Evaluasi Kinerja PT Semen Padang
Pulihkan Luka Pascabencana, Semen Padang dan Pemprov Sumbar Luncurkan Gerakan Sejuta Pohon
Pulihkan Luka Pascabencana, Semen Padang dan Pemprov Sumbar Luncurkan Gerakan Sejuta Pohon
Sumbar Peringkat 5 Rawan Kecelakaan, Semen Padang Ajak Karyawan dan Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan
Sumbar Peringkat 5 Rawan Kecelakaan, Semen Padang Ajak Karyawan dan Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan
Semen Padang Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih, 600 KK di Kuranji Terbantu
Semen Padang Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih, 600 KK di Kuranji Terbantu
Dukung Percepatan Pemulihan, Semen Padang Pasok Material untuk 181 Huntara di Tiga Kabupaten
Dukung Percepatan Pemulihan, Semen Padang Pasok Material untuk 181 Huntara di Tiga Kabupaten