Tim DVI Polda Sumbar Bekerja Keras Identifikasi Korban Banjir Bandang

Tim DVI Polda Sumbar Bekerja Keras Identifikasi Korban Banjir Bandang

Tim DVI Ante Mortem Dokkes Polda. [Foto: Polda Sumbar]

Padang, Padangkita.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Ante Mortem Dokkes Polda Sumatra Barat telah terjun ke lokasi bencana banjir bandang yang melanda beberapa daerah di Sumatra Barat (Sumbar).

Tim ini bertugas untuk mengidentifikasi korban meninggal dunia akibat bencana tersebut, serta memberikan bantuan medis dan psikologis kepada para korban yang selamat.

Sejak bencana banjir bandang melanda wilayah ini, tim DVI Ante Mortem Dokkes Polda Sumbar bekerja keras di lapangan.

Dalam operasi yang dimulai sejak hari pertama pasca bencana, tim yang terdiri dari dokter forensik, dokter gigi, ahli DNA, dan psikolog ini melakukan berbagai kegiatan penting untuk memastikan identitas para korban dapat dikenali dengan cepat dan akurat.

“Proses identifikasi ini sangat penting, tidak hanya untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban, tetapi juga untuk kepentingan administrasi dan hukum,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan.

Tim ini menggunakan berbagai metode, termasuk pemeriksaan sidik jari, pencocokan data gigi, dan analisis DNA.

Selain tugas identifikasi, tim medis juga memberikan pelayanan kesehatan darurat kepada para korban selamat. Banyak dari korban mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis segera.

Sementara itu, tim psikolog memberikan dukungan mental kepada korban yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

“Para korban tidak hanya membutuhkan perawatan fisik, tetapi juga dukungan psikologis untuk membantu mereka pulih dari trauma yang mereka alami,” tambah Kabid Humas.

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, relawan, dan organisasi kemanusiaan, untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan efektif.

Kegiatan tim DVI Ante Mortem Dokkes Polda Sumbar ini merupakan bagian dari upaya keseluruhan untuk menangani dampak banjir bandang yang melanda Sumatra Barat.

Hingga saat ini, tim terus bekerja tanpa kenal lelah, memastikan setiap korban dapat teridentifikasi dan mendapatkan penanganan yang layak.

Dengan dedikasi tinggi dan profesionalisme, mereka berupaya mengurangi dampak bencana dan memberikan ketenangan bagi keluarga yang kehilangan anggota mereka.

Baca Juga: DVI Polda Sumbar Bantu Identifikasi Jenazah Pendaki Gunung Marapi

“Keberadaan tim DVI Ante Mortem Dokkes Polda Sumbar di lokasi bencana juga menunjukkan pentingnya kesiapan dan kecepatan respon dalam menghadapi situasi darurat. Semoga upaya mereka dapat meringankan beban para korban dan membantu pemulihan daerah yang terdampak banjir bandang ini.” pungkasnya. [*/hdp]

Baca Juga

Tetap Bandel lewat Jalan Lembah Anai yang sedang Diperbaiki, Siap-siap Ditilang!
Tetap Bandel lewat Jalan Lembah Anai yang sedang Diperbaiki, Siap-siap Ditilang!
Pj Wali Kota Padang Sambut Mentan Andi Amran Sulaiman, Berikan Bantuan dan Dukung Pemulihan Bencana
Pj Wali Kota Padang Sambut Mentan Andi Amran Sulaiman, Berikan Bantuan dan Dukung Pemulihan Bencana
BNI Berikan Bantuan Rp150 Juta untuk Korban Banjir Bandang dan Galodo di Tanah Datar
BNI Berikan Bantuan Rp150 Juta untuk Korban Banjir Bandang dan Galodo di Tanah Datar
Semen Padang Kirim Bantuan Kedua dan Tim Trauma Healing untuk Korban Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar
Semen Padang Kirim Bantuan Kedua dan Tim Trauma Healing untuk Korban Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar
Tim LCT BPJS Ketenagakerjaan Terjun Langsung Mengindentifikasi Korban Bencana Galodo
Tim LCT BPJS Ketenagakerjaan Terjun Langsung Mengindentifikasi Korban Bencana Galodo
Upadate Banjir Bandang Tanah Datar: 22 Orang Meninggal, 2.452 Mengungsi, dan 1 Nagari Terisolasi
Upadate Banjir Bandang Tanah Datar: 22 Orang Meninggal, 2.452 Mengungsi, dan 1 Nagari Terisolasi