Tim Dinas Sosial Tanah Datar Dampingi Anak yang Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri

Penulis: Redaksi

Batusangkar, Padangkita.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar melakukan pendampingan terhadap anak yang jadi korban kekerasan seksual di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab.

Kasus kekerasan seksual atau pencabulan terhadap korban terungkap awal pekan lalu, setelah keluaga korban melapor ke polisi. Sementara itu, pelaku pencabulan itu adalah ayah tiri korban.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Tanah Datar Yuhardi menyampaikan, tim Dinsos telah diturunkan ke rumah korban untuk memperoleh informasi lebih mendalam.

“Hari ini tim langsung ke rumah korban disambut orang tua bersama eteknya (bibi), menggali informasi tentang kronologi kejadian pencabulan itu,” kata Yuhardi, kepada Padangkita.com, Rabu (19/1/2022).

Dari kunjungan itu, kata Yuhardi, tim akan melakukan pendampingan kepada korban untuk pemulihan mental atau trauma healing.

“Kita menyediakan psikolog secara gratis menangani mental korban. Korban akan didampingi setidaknya 2 atau 3 kali atau sampai korban percaya diri kembali,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, ia berharap pengawasan dari seluruh elemen, baik keluarga, tetangga ataupun masyarakat sekitar.

“Kasus seperti ini sangat memiriskan, karena pelaku bisa siapa saja bahkan cenderung dilakukan orang-orang terdekat. Karena itu kalau nampak anak kita mempunyai perubahan sikap dan sifat dari kebiasaan sehari-hari, segera dalami atau cari informasi sekiranya ada hal yang tidak diinginkan terjadi,” ujarnya.

Bagi keluarga, tetangga ataupun masyarakat yang mengetahui adanya kasus-kasus kekerasan anak jangan malu dan takut untuk melapor.

“Silakan laporkan melalui WA Dinsos 081267409765, yang dipergunakan khusus menangani kasus ini. Privasi dan rahasia pelapor kita jamin,” tukasnya.

Secara terpisah, Ketua Komunitas Wartawan Sahabat Anak (Kowarsa) Tanah Datar terpilih Wirmas Darwis mengatakan, peristiwa pencabulan di Gurun perlu menjadi pelajaran bagi semua. Baik bagi ibu yang selalu dekat dengan anak maupun kaum kerabat atau masyarakat lainnya, karena setiap perbuatan itu pasti kelihatan tingkah sumbangnya.

“Jangan biarkan anak gadis terlalu dekat atau intim dengan bapaknya, apa lagi bapak tirinya dan begitu juga jangan biarkan ibu terlalu dekat dengan anak lelaki, apa lagi anak tiri, karena di medsos sekarang banyak dipertontonkan video tidak pantas,” ungkapnya.

Baca Juga : Cabuli Anak Tiri Sejak TK hingga 14 Tahun, Pria 59 Tahun Warga Sungai Tarab Dibekuk

Ia berharap, kepada penegak hukum, agar dapat memproses terduga pelaku dengan cermat serta menghukumnya dengan hukuman maksimal agar memberikan efek jera. [djp/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist