Terkait Hasil Risk Assessment, Semen Padang FC Siap Mengelola Stadion Agus Salim 

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Tim Mabes Polri baru saja selesai melakukan pemeriksaan Risk Assement (Penilaian Resiko) stadion Stadion Haji Agus Salim Padang yang merupakan home base atau markas dari tim Semen Padang FC.

Dari hasil penilaian selama empat hari yang pada Jumat (6/1/2023), Stadion H. Agus Salim mendapatkan nilai 68.81 persen dan dinyatakan baik dan layak untuk menggelar pertandingan dengan beberapa catatan seperti infrastuktur stadion harus ditingkatkan.

Ketua tim Assesor Mabes Polri, Kombes Pol Zuhdi B Rasuli mengungkapkan, hal yang mampu meningkatkan penilaian dari Stadion Haji Agus Salim adalah sistem pendukung dari stadion yaitu pelaksanaan di lapangan dan dokumen pendukung lainnya yang lengkap.

“Dari hasil penilaian kita, untuk menggelar pertandingan (Stadion) bisa karena ini juga sudah berlangsung dari sebelum-sebelumnya, hanya saja infrastuktur yang tidak memadai dan harus ditingkatkan untuk menuju profesional. Misalnya toilet yang tidak ada, fasilitas lain yang sudah tidak layak.” ujarnya.

Ia menjelaskan, adanya Risk Assessement ini bisa menjadi acuan pihak terkait untuk menyampaikan kepada pemangku pengambil keputusan untuk segera memperbaiki ini.

“Kita mengharapkan pemilik aset dan pengelola agar bisa meningkatkan dan memperbaiki fasilitas ini. Tentunya nanti sebagai pemilik aset pemerintah daerah bisa mengganggarkan itu.” pungkasnya.

Terkait kondisi tersebut, Dispora Sumbar yang diwakili oleh Kabid Olahraga, Rasydi Sumetry menyebutkan, saat ini memang anggaran menjadi kendala untuk merenovasi Stadion Haji Agus Salim.

Meskipun demikian, hasil Risk Assessement ini akan disampaikan ke pimpinanya termasuk nantinya kemungkinan untuk bekerjasama dengan pihak ketiga.

“Kita akui memang keterbatasan kita adalah anggaran. Jangankan untuk melakukan perbaikan fasilitas stadion, untuk kegiatan kita saja kita masih mengalami keterbatasan. Apalagi ada event-event yang akan digelar nantinya, baik Porprov ataupun Pra PON,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya tengah mebgkaji kemungkinan kerjasama dengan pihak ketiga.

“Apalagi nanti kawasan stadion ini akan kita revitalisasi dengan PUPR, termasuk yang akan kita kaji kerjasama dengan pihak ketiga yang kita lihat lebih memungkinkan. Apakah nanti itu kerja sama pengelolaan aset saja atau pembangunan aset.” sambungnya

Ia menjelaskan, untuk pengelolaan aset sudah pernah dilakukan sebelumnya.

“Bisa jadi kerjasama 25 atau 35 tahun yang penting aset kita ini terkelola dengan baik dan terpakai seperti yang sudah dilakukan oleh kawan-kawan Kabau Sirah dalam penyelenggaraan Liga 2 yang kita harapkan bisa lolos ke Liga 1,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Semen Padang FC, Win Bernadino menjelaskan, sesuai rekomendasi dari tim Assessement mabes Polri untuk kondisi infrastuktur memang banyak yang harus diperbaiki.

“Kita berharap dengan adanya stakeholder yang ada kekurangan-kekurangan ini bisa dilengkapi,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya telah mengajukan atau menawarkan menjadi pengelola kompleks olahraga tersebut. Bahkan, katanya, Manajemen Kabau Sirah sudah mengajukan penawaran diri menjadi pihak ketiga pengelola sejak tahun 2020 lalu.

Baca JugaIni Hasil Pemeriksaan Stadion Haji Agus Salim Padang oleh Tim Mabes Polri 

“Untuk pengelolaan kita juga sudah memasukkan surat kepada Gubernur Sumbar sebagai pemilik aset. Harapan kita tentunya stadion H. Agus Salim dapat kita kelola, tidak hanya stadion tapi juga kawasan stadion dalam jangka waktu menengah agar kita bisa berbuat lebih untuk stadion kebanggaan kita,” pungkasnya. [*/hdp]

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

No Content Available

Add New Playlist