Temui Pimpinan Bank Nagari Painan, Ini yang Dilakukan Alirman Sori

Penulis: Redaksi
|
Editor: Zulfikar

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Alirman Sori menemui pimpinan Bank Nagari Painan, ini yang mereka bahas.

Painan,Padangkita.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Alirman Sori menemui pimpinan Bank Pembangunan Daerah atau Bank Nagari Cabang Painan, Pesisir Selatan (Pessel), Jum’at (30/4/2021).

Pertemuan itu, dalam rangka pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 yang menitik beratkan kepada manfaat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terhadap Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil maupun Menengah (UMKM).

“Salah satu mitra DPD RI Komite IV itu adalah perbankan. Nah, hari ini saya sengaja berkunjung ke kantor Bank Nagari Painan, untuk melihat secara dekat serta untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kegiatan perbankan terutama di sektor penguatan pemulihan ekonomi nasional(PEN) yang membantu para pelaku UMKM,” ujar Alirman saat diwawancarai Padangkita.com, Jumat (30/4/2021).

Menurut Alirman, pembicaraan dengan Pimpinan Bank Nagari Painan, secara umum kegiatan perbankan berjalan lancar. Bahkan, dengan adanya program PEN yang dikucurkan melalui anggaran yang cukup besar, dapat membantu masyarakat di sektor rill UMKM.

Tidak hanya itu, Alirman juga mendorong agar terus melakukan mitigasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang bergerak di sektor UMKM, karena secara vital, yang paling terkena dampak serius adalah para pelaku UMKM.

Senator asal Pesisir Selatan itu juga mengatakan, UMKM adalah punggung perekonomian nasional, pemerintah pusat mendukung penuh sektor UMKM untuk terus bangkit dan tumbuh di tengah Pandemi Covid-19.

Ditegaskannya, kondisi ekonomi yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan peristiwa krisis moneter pada tahun 1998. Kata dia, pada 1998 kegiatan UMKM sangat kuat dan bergerak cepat. Yang mengalami dampak saat itu, hanyalah pelaku usaha tingkat tinggi atau sekelas nasional.

“Saya menilai, situasi ekonomi sekarang berbeda dengan situasi kondisi krisis moneter di era 1998. Pada 98 itu kondisi UMKM itu sangat kuat sekali, yang roboh itu kegiatan usaha tingkat tinggi, sekelas nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Nagari Painan, Helfiyanrika mengatakan, saat ini Bank Nagari telah melakukan penyaluran kredit untuk UMKM di Pesisir Selatan senilai Rp32 miliar dari pagu anggaran senilai Rp120 miliar.

Meskipun di tengah Pandemi Covid-19, kata Helfiyanrika, laju pembayaran kredit masih berjalan baik tanpa kemacetan yang tidak begitu berarti.

Baca juga: Gerakkan Perekonomian Masyarakat, Alirman Sori Dorong Kepala Daerah Saling Jalin Kerja Sama

“Ya, kita sudah menyalurkan Rp32 miliar, dari total pagu anggaran Rp120 miliar. Hingga kini, tingkat kemacetan masih rendah. Kita kondisinya di 2,3 persen. Kalau soal persyaratan juga tidak terlalu rumit. Normatif dan secara proses cepat sekali, apalagi di tengah Pandemi Covid-19 ini,” katanya. [nik/zfk]


Baca berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler