Tak Terima Sang Ketua Terpilih 4 Periode, Ratusan Anggota Koperbam Teluk Bayur Padang Demo ke DPRD

Tak Terima Sang Ketua Terpilih 4 Periode, Ratusan Anggota Koperbam Teluk Bayur Padang Demo ke DPRD

Anggota Koperbam Pelabuhan Teluk Bayur Padang gelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Padang, Senin (18/7/2022). [Foto: Fakhru]

Padang, Padangkita.com - Ratusan anggota Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Koperbam) Pelabuhan Laut Teluk Bayur Padang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang, Senin (8/7/2022).

Mereka tidak terima dengan hasil pemilihan pengurus Koperbam Teluk Bayur yang menurut mereka diduga terjadi kecurangan.

Kecurangan tersebut yaitu sang ketua hasil pemilihan terbaru, Candra, terpilih untuk periode keempat. Sementara, menurut aturan, pengurus hanya boleh menjabat dua periode untuk jabatan yang sama.

Pantauan Padangkita.com, massa aksi datang ke lokasi pada pukul 09.15 WIB dengan.

Mereka datang dengan membawa spanduk dan kertas karton yang bertuliskan aspirasi mereka, seperti "Turunkan/Bubarkan Pengurus yang Curang, "Kami Tidak Menerima Hasil Pemilihan Pengurus Koperbam", "Demisionerkan Kepengurusan yang Tidak Jujur", dan sebagainya.

Salah seorang perwakilan massa aksi, Zulman mengatakan, pihaknya keberatan dengan hasil pemilihan Ketua Koperbam Pelabuhan Teluk Bayur terbaru.

"Tolong bantu kami untuk mengatasi permasalahan ini. Menurut Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Pak Candra ini hanya boleh menjabat dua periode. Tapi kenyataannya dia sudah terpilih untuk periode keempat," ujarnya.

Aturan tentang pengurus hanya boleh menjabat dua periode untuk jabatan yang sama itu juga tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, dan UU tentang perubahannya.

"Di situ disebutkan dua periode untuk jabatan yang sama. Tapi Pak Candra terpilih sebagai ketua untuk periode keempat," jelasnya.

Pihaknya heran mengapa Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang masih memberi kesempatan kepada yang bersangkutan untuk menjadi ketua. "Itu apa namanya itu," ungkapnya.

Selain itu, Zulman menyampaikan, dalam pemilihan Ketua Koperbam Pelabuhan Teluk Bayur terbaru, juga terjadi penggelembungan surat suara dari 601 surat suara menjadi 610 surat suara saat penghitungan. Hal tersebut mempengaruhi hasil pemilihan Ketua Koperbam.

Atas hal tersebut, pihaknya meminta DPRD Padang untuk menindaklanjuti temuan mereka. Jika tidak, mereka mengancam akan menggelar aksi lanjutan.

Baca Juga: Aktivitas Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Teluk Bayur Sudah 6 Bulan Terganggu, Ini Penyebabnya

Pantauan Padangkita.com, perwakilan massa aksi diterima oleh perwakilan anggota DPRD Padang. Mereka lalu menyampaikan aspirasi mereka. [fru]

Baca Juga

Ratusan Warga di Pessel Tolak Tambang Galian C, Dituding Rusak 50 Ha Sawah, Masjid dan Sekolah
Ratusan Warga di Pessel Tolak Tambang Galian C, Dituding Rusak 50 Ha Sawah, Masjid dan Sekolah
Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Kampanye di Parak Gadang Padang Timur, Rachmad Wijaya: Jangan Sia-siakan Suara Kita
Kampanye di Parak Gadang Padang Timur, Rachmad Wijaya: Jangan Sia-siakan Suara Kita
Rachmad Wijaya, Caleg Gerindra Harapan Masyarakat Rawang di DPRD Padang
Rachmad Wijaya, Caleg Gerindra Harapan Masyarakat Rawang di DPRD Padang
Warga Sawahan Keluhkan Rumah Kos Jadi Hotel dan Drainase Tak Berfungsi
Warga Sawahan Keluhkan Rumah Kos Jadi Hotel dan Drainase Tak Berfungsi
DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Perubahan KUA dan PPAS
DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Perubahan KUA dan PPAS