Tak Boleh Naik Dijalan, Usulan Pembangunan Pesisir Selatan Mesti Masuk E-Planning

Penulis: Redaksi

Painan, Padangkita.com – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kecamatan setiap tahun memiliki peran sangat strategis menampung aspirasi masyarakat dalam pembangunan. Tak boleh ada lagi program naik di jalan, karena semua yang direncanakan harus masuk E-Planning (Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah).

“Semua masukan yang disampaikan harus disusun, kemudian dijadikan dasar perencanaan pembangunan tahun 2021,” kata Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni, saat membuka Musrenbang Kecamatan Lengayang, akhir pekan lalu.

Ditegaskan, setiap program pembangunan harus diusulkan bertingkat, melalui Musrenbang tingkat nagari, kecamatan hingga kabupaten dan terdaftar melalui E-Planning.

“Jadi sekarang ini tidak boleh lagi program yang naik di jalan, semuanya harus terencana dengan baik,” tegasnya.

Untuk itu, kata bupati, wali nagari, dan berbagai elemen masyarakat benar-benar serius menyampaikan aspirasi soal pembangunan yang sesuai kebutuhan.

Diharapkan Musrenbang kecamatan yang dilaksanakan, benar-benar menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan terpadu.

Ia juga menyebutkan, untuk Kecamatan Lengayang, tahun 2020 ini dianggarkan dana sebesar Rp30 miliar. Dana itu dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pada sejumlah sektor. Antara lain untuk sektor kesehatan, sarana dan prasarana air bersih, pendidikan, pengembangan potensi pertanian, perkebunan, perdagangan serta perikanan.

“Kalau masih ada yang belum disentuh dengan program pemerintah silakan usulkan pada saat Musrenbang, agar bisa diakomodir pada tahun depan.”(*/rel)


Baca berita Pesisir Selatan hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist