Deddy Arsya

Images

Dapatkah Kita Bebas dari Sejarah (yang Traumatik)?

Di Buru, pulau buangan, Pram menulis roman sejarah tentang zaman pergerakan. Sebuah kisah tentang keluarga pada menjelang abad yang lalu sampai zaman Volksraad (Dewan Rakyat). Jadi, sebuah kisah pergerakan nasional Indonesia. Hasilnya seperti yang kita ketahui bersama, sebuah roman empat-serangkai, Tetralogi Pulau Buru yang terkenal itu. Keluarga yang dimaksud adalah keluarga hibrid-kolonial dengan Nyai Ontosoroh…