Survei Indikator Politik: Etnis Minang Paling Tidak Puas dengan Kinerja Jokowi

Penulis: Irfan Denas

Padang, Padangkita.com – Masyarakat Minangkabau menjadi etnis yang paling tidak puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu terungkap dalam survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia (IPI) yang dirilis pada Rabu (26/4/2022)

Etnis Minang menempati urutan pertama etnis masyarakat yang paling tidak puas dengan kinerja Jokowi, yaitu sebanyak 65,8 persen.

Tingginya ketidakpuasan etnis Minang terhadap kinerja Jokowi diikuti oleh etnis Melayu dan Betawi dengan angka masing-masing yakni 54,1 persen dan 53,3 persen.

“Mayoritas merasa puas dengan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sebagian besar basis sosio-demografi warga kecuali pada etnis Minang, Melayu, dan Betawi,” kata Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi, sebagaimana dikutip  dari akun Twitter @indikatorcoid.

IPI melakukan survei bertema Evaluasi Publik Atas Kinerja Pemerintah dari tanggal 14 April hingga 19 April 2022. Survei melibatkan 1.220 orang responden yang telah memiliki hak pilih dari seluruh provinsi di Indonesia secara proporsional.

Sementara itu, hasil survei yang sama mengungkapkan etnis teratas yang paling puas terhadap kinerja Jokowi adalah Batak dengan persentase sebesar 70,8 persen, disusul etnis Jawa sebesar 66,8 persen, dan Bugis sebesar 57,3 persen.

Secara nasional, mayoritas masyarakat atau sebesar 59,9 persen masyarakat merasa sangat puas dan puas terhadap kinerja Jokowi.

Adapun masyarakat yang kurang dan tidak puas dengan kinerja Jokowi sebesar 38,6 persen.

Tingginya ketidakpuasan etnis Minang terhadap kinerja Jokowi tidak pernah berubah sejak IPI melakukan survei pertama pada Januari 2016 dan survei kedua pada Agustus 2020.

Hasil survei 2016 mengungkapkan hanya 36,1 persen masyarakat Minang yang puas terhadap kinerja Jokowi, dan sekitar 63,9 persen tidak puas.

Baca Juga: 3 Daerah di Sumbar Masuk Daftar Indeks Kota Toleran Terendah 2021 Versi Setara

Pada 2020, kepuasan etnis Minang terhadap Jokowi jatuh ke titik nadir, yakni hanya 2,8 persen. Selebihnya, sebesar 97,2 persen tidak puas. [den/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist