Soal Jalan Tol, Sumbar Kalah Jauh dari Riau

Soal Jalan Tol, Sumbar Kalah Jauh dari Riau

Ruas jalan tol yang membentang di wilayah Riau. [Foto: Riau.go.id]

Padang, Padangkita.com – Soal urusan jalan tol, Sumatra Barat (Sumbar) kalah jauh dari Riau. Jalan Tol Pekanbaru – Dumai telah beroperasi, Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang segera rampung, dan Jalan Tol Bangkinang – Pangkalan (Sumbar) terus dibangun.

Di Sumbar sendiri satu ruas, yakni Jalan Tol Padang – Sicincin dibangun sejak 2018 lalu masih saja belum beres-beres hingga sekarang. Sedangkan Jalan Tol Dharmasraya – Rengat pun belum jelas sampai di mana prosesnya. Terakhir baru proses perubahan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) lalu mau pembebasan lahan.

Sementara itu, yang terbaru, Pemprov Riau kembali menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait izin pelepasan lahan untuk Jalan Tol Pekanbaru - Rengat dan Rengat-Jambi, yang masuk kawasan hutan.

"Untuk pembebasan lahan Jalan Tol Pekanbaru - Rengat dan Rengat - Jambi, kita sudah bersurat ke Kementerian LHK," kata Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan, Minggu (5/6/2022), sebagaimana dikutip dari situs resmi Pemprov Riau.

Baca juga: Semua Usulan Diterima, Jalan Tol Dumai – Baganbatu – Sigambal Bisa Dibangun 2023

Job Kurniawan mengatakan, jika sebelumnya Pemprov Riau telah menyurati KLHK terkait izin pelepasan kawasan hutan untuk pembangunan dua ruas jalan tol tersebut.

Sebelumnya, Pemprov Riau bersurat ke KLHK untuk lahan hutan yang masuk empat ruas jalan tol. Di antaranya lahan untuk Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang dan Jalan Tol Bangkinang - Pangkalan.

"Kemudian, Pekanbaru - Rengat dan Rengat - Jambi. Namun yang keluar izinnya baru dua, yakni Pekanbaru - Bangkinang dan Bangkinang - Pangkalan, makanya ruas ini bisa lanjut proses ganti rugi lahan," terangnya.

Sedangkan untuk Jalan Tol Pekanbaru - Rengat dan Jalan Tol Rengat - Jambi, saat ini pihaknya tinggal menunggu izin pelepasan kawasan hutan dari KLHK.

Baca juga: Pembangunan Jalan Tol yang Masuk Wilayah Sumbar Terancam Tertunda, Ini Masalahnya

"Kami berharap Kementerian LHK agar segera mengeluarkan lahan ruas jalan tol yang berada di kawasan hutan. Dengan begitu, proyek strategis nasional di Riau ini bisa dikerjakan kontruksinya," ujarnya. [*/pkt]

Baca Juga

Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran