Sindikat Skimming Telah Beraksi di 3 ATM BNI di Kota Padang, Warga Diminta Cek Saldo

Penulis: Fuadi Zikri

Padang, Padangkita.com – Sindikat kejahatan skiming ATM jaringan internasional yang berhasil dibongkar Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang diketahui telah beraksi di tiga lokasi di Kota Padang. Sebanyak 81 data nasabah bank BNI pun berhasil disadap oleh pelaku.

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, mereka telah beraksi di Kota Padang sejak 13 Oktober 2020 lalu. Sedikitnya, mereka telah melakukan skimming tersebut di tiga lokasi mesin ATM yakni, di ATM Transmart Padang, ATM BNI yang terletak di kawasan Marapalam, dan di Plaza Andalas Padang.

Baca Juga

Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan berapa kerugian dari 81 data yang berhasil mereka dapatkan tersebut. Polresta Padang masih menunggu laporan dari korban terkait kehilangan uang di ATM mereka.

“Kita juga sedang berkoordinasi dengan bank BNI terkait datanya, kemudian kerugiannya jika ada nasabah yang melapor,” kata Imran di Mapolresta Padang, Jumat (23/10/2020).

Imran pun mengimbau masyarakat yang merasa pernah melakukan transaksi di mesin ATM di tiga lokasi tersebut untuk kembali mengecek saldo ATM-nya. Jika merasa kehilangan uang ia meminta agar melaporkannya ke Mapolresta Padang.

Ditambahkannya, sindikat kejahatan skimming ini ternyata juga telah beraksi di beberapa ATM di daerah Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara (Sumut). Di lokasi tersebut sindikat ini berhasil menggasak sekitar 500 data nasabah bank BNI dengan omzet diduga mencapai ratusan juta.

“Mereka ini sudah beraksi di Tanjung Morawa, Sumut. Dan di Padang ini pertama kali mereka beraksi dan pertama kali juga kita mengamankan tindak pidana ini,” kata Imran.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Reserse Polresta Padang berhasil membongkar sindikat kejahatan skimming. Sebanyak lima orang pelaku yang merupakan warga Sumut dibekuk.

Pelaku ini berinisial ML, 35 tahun, SW, 27 tahun, RZL, 35 tahun, SD, 34 tahun, dan JA, 24 tahun. Dua di antara mereka ditangkap di sebuah warung di dekat ATM yang terletak di Kompleks TK Rahmah Abadi, Jalan Aru, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Semua pelaku digelandang ke Mapolresta Padang beserta sejumlah barang bukti berupa peralatan yang mereka gunakan untuk melakukan skimming.

Baca juga: Polisi Bongkar Sindikat Kejahatan Skimming ATM di Kota Padang, Pelakunya Asal Sumut

Mereka bakal dijerat dengan Pasal 46 Ayat (1) Jo Pasal 30 UU No. 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman enam tahun penjara. [pkt]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler