Setelah Amputasi, Akhir Bakal Dapat Bantuan Kaki Palsu

Penulis: Redaksi

Simpang Empat, Padangkita.com – Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Sifrowati mengantarkan Akhir, 24 tahun, ke RSUD Pasbar untuk konsultasi medis dengan dokter ortopedi dan traumatologi, Heru Widyawarman. Ini sebagai persiapan untuk pemesanan dan pemasangan kaki palsu buat Akhir.

Akhir, warga Jorong Durian Tigo Batang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, sebelumnya mengalami cedera akibat terkena sengatan listrik beberapa bulan lalu. Akibatnya, kedua kaki dan tangannya harus diamputasi sehingga ia tidak bisa beraktivitas normal lagi.

Sifrowati yang juga Ketua TP. PKK Pasbar didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kominfo M Syahril, tim relawan dan keluarga mengantarkan Akhir dengan menggunakan mobil ambulans.

Kepada wartawan, Sifrowati mengatakan, biaya untuk pengobatan dan pengadaan kaki palsu, berhasil digalang dari para donatur yang peduli dengan keadaan Akhir.

“Hari ini langsung diperiksa oleh dokter Heru, kondisi fisik beliau. Dan untuk kaki palsu nantinya akan dipesan, agar ke depan Akhir bisa kembali berjalan,” kata Sifriwati, Selasa (7/7/2020) sore.

Selama ini Akhir hanya mampu berbaring di kasurnya, dan semua aktivitas dilakukan di atas kasur tersebut.

“Semua aktivitas, makan, minum, buang airnya hanya di kasur dengan dibantu oleh ibu dan kakaknya. Ke depan kita berharap agar ia kembali mempunyai semangat lagi,” ujar Sifrowati.

Baca juga: Masuk Zona Hijau, Pasbar Uji Coba Sekolah Tatap Muka Mulai Senin Depan Selama Dua Pekan

Ia menambahkan, Akhir perlahan akan bisa bergerak dengan kaki palsunya, setelah dilatih oleh dokter spesialis tulang. Pelatihan dilakukan di rumah sakit di Bukittingi dengan biaya gratis dari dokter.

Sementara itu, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi, Heru Widyawarman menyampaikan setelah dipesan, kaki palsu akan siap sekitar satu bulan.

“Nantinya baru Akhir akan mengikuti pelatihan gerakan secara terus-menerus, sehingga bisa membuat dia kembali menggerakkan kakinya yang sudah beberapa bulan tidak lagi bisa digerakkan,” kata Heru.

Ia mengimbau kepada keluarga Akhir untuk terus memberikan dukungan dan semangat agar Akhir kembali bisa menggerakkan kakinya seperti biasa.

“Kita doakan dan beri semangat untuk mengikuti pelatihan itu nantinya. Tentu ini tidak lepas dari perhatian keluarganya sendiri,” tandasnya. [rom/pkt]


Baca berita Pasaman Barat terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist