Seratusan Atlet Asal Sumbar Divaksin, Jika Enggan Tak Akan Diikutkan PON ke-20 di Papua

Penulis: Fuadi Zikri
|
Editor: Zulfikar

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Para atlet asal Sumbar yang akan berlaga di PON ke-20 Papua disuntik Vaksin Sinovac.

Padang, Padangkita.com – Seratusan atlet Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 tahun 2021 di Provinsi Papua divaksin Covid-19, Senin (19/4/2021). Vaksinasi digelar di Sport Hall Gelanggang Olahraga (GOR) H Agus Salim Padang.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Syaiful mengatakan, vaksinasi ini merupakan tahap pertama. Sebanyak 186 atlet divaksin. Selain itu, 60 pelatih dan 65 pendamping juga divaksin.

“Vaksinasi ini dilaksanakan sebagai syarat utama atau wajib yang ditetapkan oleh pemerintah dan panitia PON di Papua. Sehingga, seluruh atlet serta pelatih, termasuk yang melekat dengan atlet dan pelatih wajib divaksin untuk masuk ke papua,” ujar Syaiful, Senin (19/4/2021).

Bagi atlet yang tidak divaksin, jelas Syaiful, tidak diperbolehkan berlaga ajang olahraga nasional empat kali setahun itu. Sehingga, pihaknya mewajibkan semua atlet kontingen Sumbar untuk PON mengikuti vaksinasi.

“Jika ada atlet yang tidak mau divaksin ataupun pelatih yang tidak mau divaksin, maka sesuai aturan PB (Panitia Besar PON) bisa diganti, maka akan diganti. Jika menurut aturan tidak bisa diganti, maka atlet dan pelatih tersebut tidak bisa masuk papua alias tidak diberangkatkan oleh kontingen,” ungkapnya.

Untuk vaksinator, kata Syaiful, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang. Pihaknya menargetkan semua atlet beserta pelatih dan pendamping mendapatkan suntikan vaksin hari ini.

“Semuanya akan divaksin hari ini. Jika yang ada kendala dengan kesehatan mungkin ada penundaan untuk divaksin. Untuk tahap dua akan dilaksanakan tanggal 17 mei 2021, sesuai syarat 28 hari setelah vaksin pertama,” ungkapnya.

Soal efek vaksin terhadap kebugaran para atlet, Syaiful mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan dinyatakan aman atau tak ada pengaruh untuk kebugaran atlet yang akan berlaga.

“Kita yakin tidak ada pengaruh vaksinasi ini terhadap kebugaran atlet kita. Kita sudah tanya juga ke kesehatan. Ini aman, bahkan aman dari doping. Bahkan, suntik malaria pun tidak ada pengaruhnya. Itu disampaikan Dinas Kesehatan,” paparnya.

Bahkan, kata Syaiful, vaksinasi ini juga diberlakukan untuk para atlet seluruh Indonesia. “Sepengetahuan saya, beberapa daerah lainnya sudah dahulu vaksin atletnya. Bahkan, informasinya kita provinsi yang ke 31 yang vaksinasi,” katanya.

Baca juga: Diamanahkan Jadi Ketua Umum FORKI Sumbar, Andre Rosiade: Kita Bidik Emas di PON Papua

Diketahui, PON ke-20 akan digelar di Papua dan dibuka secara resmi pada 2 Oktober 2021. PON ini akan berlangsung hingga tanggal 15 Oktober 2021. [zfk]


Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler