Berita

Semua Jalan Daerah di Tanah Datar Kondisi Baik, yang Rusak Kewenangan Pemprov Sumbar

×

Semua Jalan Daerah di Tanah Datar Kondisi Baik, yang Rusak Kewenangan Pemprov Sumbar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi jalan rusak. [Foto: Dok. Kementerian PUPR]

Batusangkar, Padangkita.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar mengeklaim seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan daerah (kabupaten), telah dalam kondisi baik.

Adapun jalan yang masih rusak, adalah yang berstatus jalan provinsi, sehingga kewenangannya berada di Pemprov Sumatra Barat (Sumbar).

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanah Datar Refdizallis dalam keterangannya, dikutip Senin (27/11/2023), mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengirimkan surat dan bahkan menemui langsung pejabat berwenang di Pemprov Sumbar untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.

Jalan Provinsi yang mengalami rusak tersebut, kata dia, di antaranta Jalan Raya Penghubung Batusangkar-Payakumbuh, Jalan Rambatan-Ombilin, Halaban-Lintau, dan Batusangkar-Sitangkai.

Sementara itu, untuk jalan daerah (kewenangan Pemkab), lanjut dia telah dalam kondisi baik. Beberapa rusa yang rusak telah diperbaiki, dan ada yang dibangun baru atau diperlebar.

Menurut Refdizallis, peningkatan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Datar, memang menjadi salah satu prioritas. Sebab, pembangunan infrastruktur memberikan peranan yang sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah dan tentunya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Di Kabupaten Tanah Datar pembangunan infrastruktur tertuang dalam visi daerah poin ke enam, yaitu meningkatkan pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Berdasarkan catatan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tanah Datar, selama tahun anggaran 2023, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengerjakan 10 titik pembangunan jalan, 1 titik pelebaran jalan menuju standar, 3 titik rekontruksi jalan, 3 titik rehabilitasi jalan, 2 titik pembangunan jembatan, 1 titik penggantian jembatan.

Refdizallis merinci, 10 titik pembangunan jalan adalah Jalan Simpang Balai Gamba-Simpang Balai Mato Aie di Kecamatan Batipuh, Siturah-Aua Sarumpun-Sawah Taruko Kecamatan Rambatan, Rao-Rao-Kumango-Sumaniak di Kecamatan Sungai Tarab, lanjutan penanganan Jalan Bayua Kecamatan Tanjung Baru.

Kemudian, Jalan Simpang Bendang-Kampung Melayu Kecamatan Tanjung Emas, Jalan Pato-Lingkungan-Simpang Masjid Kecamatan Lintau Buo Utara, Jorong Bukik-Kayu Marantiang Kecamatan Lintau Buo Utara, pengaspalan Jalan Jorong Panta Nagari III Koto Kecamatan Rambatan, pembangunan Jalan Kantor Wali-Sawah Biduak Kecamatan Rambatan, dan pengaspalan Jalan Siturah-Sawah Biduak Kecamatan Rambatan.

Selanjutnya, untuk 1 titik pelebaran jalan menuju standar yaitu pelebaran Jalan Surau Kariang Gurun-Pasar Sungai Tarab. Kemudian, 3 titik rekontruksi jalan terdapat pada penigkatan kapasitas struktur Jalan Tabek Akiang-SMA Lintau Kecamatan Lintau Buo Utara, peningkatan kapasitas struktur Jalan Koto Nyiur-Pamusian-Padang Lunggo Kecamtan Lintau Buo Utara, dan peningkatan struktur Jalan Simpang Guguakputih Saidu-Kapalo Koto Kecamatan X Koto.

Untuk 3 titik rehabilitasi jalan berada di Jalan Andaleh Baruah Bukik-Pato Kecamatan Sungayang, rehabilitasi jalan RSUD Ali hanafiah-Pinang Jorong Mandahiling Kecamatan Tanjung Emas, dan Sinanduan-Ludai-Minangkabau di Kecamatan Tanjung Emas.

Sedangkan 2 titik pembangunan jembatan yaitu pembanguanan Jembatan Sialahan di Kecamatan Pariangan dan pembangunan Jembatan Tapian Kelambu di Kecamatan Lintau Buo. Ada pula 1 titik penggantian jembatan yaitu, Jembatan Tanjung Batusangkar-Balai Tangah Kecamatan Sungayang.

Baca juga: Tanah Datar Dapat Anggaran IJD Rp10 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Lintau Buo Utara

Refdizallis mengatakan, untuk kondisi jalan yang satusnya kewenangan Pemkab Tanah Datar tidak ada yang mengalami rusak berat, semua jalan kabupaten di Tanah Datar dalam kondisi baik. [*/pkt]

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News