Sektor Pendidikan Jadi Prioritas dalam RPJMD Tanah Datar 2021-2026

Penulis: Agg

Berita Tanah Datar hari ini dan berita Sumbar hari ini: Sektor pendidikan menjadi prioritas Pemkab Tanah Datar dalam pembangunan ke depan

Batusangkar, Padangkita.com – Sektor pendidikan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar dalam pembangunan ke depan. Hal itu terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tanah Datar 2021 – 2026.

Dalam rapat yang digelar Senin (24/5/2021) itu, Bupati Eka Putra menekankan sektor pendidikan harus mendapat perhatian lebih.

“Kualitas tenaga pendidik dan sarana sekolah berupa MCK (mandi, cuci, kakus) dan air bersih perlu ditingkatkan dalam periode RPJMD ini,” pesan bupati.

Peningkatan kemampuan digitalisasi, kata Eka Putra, sangat dibutuhkan tenaga pendidik menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Bagaimana kemampuan guru membuat silabus, media pembelajaran yang menarik, mengajar secara daring, absensi secara digital dan lainnya,” ucapnya.

Ia juga mengharapkan peningkatan kualitas pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musywarawah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Kalau bisa adakan lomba antar KKG dan MGMP, untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas guru,” usulnya.

Musrenbang ini merupakan salah satu rangkaian dalam proses penyusunan RPJMD Tanah Datar 2021–2026 yang merupakan acuan dasar dalam melaksanakan program-program pembangunan selama lima tahun ke depan.

“Musrenbang merupakan agenda strategis dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategis, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah lima tahunan yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD,” kata Eka.

Eka Putra menyebutkan, hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Kepala Daerah mempunyai tugas menyusun dan mengajukan Rancangan Perda tentang RPJMD untuk dibahas bersama DPRD yang selanjutnya ditetapkan paling lama 6 (enam) bulan selepas Kepala Daerah dilantik.

“Selepas Musrenbang selanjutnya RPJMD dijabarkan ke dalam Dokumen Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) berlaku 5 tahunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten, selaras dan sesuai dengan target yang ditetapkan,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Musrenbang RPJMD, Alfian Jamrah yang juga menjabat Kepala Baperlitbang Tanah Datar menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang RPJMD tahun 2021 diikuti lebih kurang 150 peserta baik secara daring maupun hadir langsung.

“Narasumber dan pembicara serta perantau yang memberikan masukan adalah Rektor Universitas Yarsi Jakarta Bapak Fasli Djalal, Rektor Unand Bapak Yuliandri, Dosen sekaligus Direktur Nagari Development Center Unand Bapak Erigas Eka Putra, Kepala Bappeda Sumbar, Anggota DPRD Sumbar dan beberapa unsur lainnya via zoom meeting. Kemudian dihadiri Anggota DPRD Tanah Datar, Forkompimda Tanah Datar dan Padang Panjang, Utusan 5 daerah tetangga dan undangan lainnya,” sampainya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani mewakili anggota DPRD menyampaikan sudut pandangnya terhadap Musrenbang RPJMD Tanah Datar 2021-2026.

“Tanah Datar sudah menjadi terbaik di tingkat Nasional dalam perencanaan pembangunan, hal ini diharapkan berbanding lurus dengan capaian program yang dilaksanakan, berdampak siginfikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, tambah Saidani, seperti disampaikan Bupati, RPJMD 2021-2026 ini menjadi rujukan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program di Tanah Datar.

Baca Juga: Genjot Pendapatan Daerah dari Sektor Pajak, Pemkab Tanah Datar Akan Lakukan Hal Ini

“Perencanaan harus berbasis data yang sebenarnya dan aplikatif sehingga bisa menjadi acuan penyusunan APBD setiap tahunnya,” ungkapnya. [pkt]


Baca berita Tanah Datar hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist