Segera Turun ke Lapangan, KPU Pasbar “Rapid Test” 200 Verifikator Faktual

Simpang Empat, Padangkita.com - Sebanyak 200 orang petugas verifikator yang terdiri dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan petugas verifikasi di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menjalani rapid test di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Jumat (26/6/2020).

Ketua KPU Pasbar Alharis kepada Padangkita.com mengatakan, untuk rapid test massal ini, pihaknya bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasbar.

"Saat ini tim verifikator yang terlebih dahulu kita rapid test, sebagai langkah antisipasi kemungkinan adanya penyebaran Covid-19," katanya di Simpang Empat, Jumat (26/6/2020) pagi.

Ia menambahkan, hal ini didasari atas tugas tim verifikator yang langsung bersentuhan dengan masyarakat di lapangan.

"Kita harus pastikan bahwa tim kita dalam keadaan sehat dan tidak terkonfirmasi Covid-19 sebelum turun ke lapangan," lanjutnya.

Selain rapid test, Alharis mengatakan tim verifikator nantinya juga akan dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, hand sanitizer dan sarung tangan.

Baca juga: Lima Ribu Petugas KPU Sumbar “Rapid Test” Persiapan Verifikasi Faktual Balon Independen

"Kita imbau juga untuk tetap menjaga jarak ketika berinteraksi di lapangan nantinya," ujarnya.

Ia menyampaikan APD saat ini dalam proses pengadaan. "Paling lama tanggal 27 Juni 2020 besok sudah kita distribusikan," imbuhnya.

Disebutkan, yang mengikuti rapid test hari ini baru petugas enam kecamatan bagian utara, yakni Kecamatan Gunung Tuleh, Sungai Aur, Lembah Melintang, Koto Balingka, Sungai Beremas dan Ranah Batahan.

"Untuk lima kecamatan di bagian selatan ini akan dilanjutkan Sabtu (27/6/2020) besok. Hal ini dilakukan mengikuti protokol Covid-19, mengurangi jumlah kerumunan orang banyak," paparnya.

Terkait verifikasi faktual yang semula dijadwalkan mulai 27 Juni 2020, kemungkinan akan ada pengunduran jadwal diakibatkan pelaksanaan rapid test tersebut.

"Namun bisa saja kita mulai terlebih dahulu yang di daerah utara pada tanggal 27 Juni besok, baru kemudian tanggal 28 Juni disusul oleh daerah di selatan. Atau serentak kita laksanakan mulai tanggal 28 Juni 2020," pungkasnya.

Hal ini, kata Alharis, dikarenakan wajib rapid test sebelum verifikasi faktual itu dimulai. "Namun kita lihat dulu nanti bagaimana hasil rapid test tersebut, baru kita keluarkan surat keputusannya." [rom/pkt]


Baca berita Pasaman Barat terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat