Padang, Padangkita.com – Ancaman cuaca ekstrem yang membayangi Kota Padang membuat pemerintah kota mengambil langkah antisipatif tegas.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, meminta warga yang bermukim di titik-titik rawan banjir atau zona merah untuk tidak memaksakan diri bertahan di rumah dan bersedia direlokasi sementara.
Permintaan ini disampaikan Fadly saat memimpin langsung aksi gotong royong pembersihan sisa material banjir di kawasan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, pada Minggu (4/1/2026). Kawasan ini merupakan salah satu titik terparah yang terendam banjir pada Sabtu lalu.
Fadly Amran menegaskan, keselamatan nyawa warga adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Ia merujuk pada data meteorologi yang memprediksi potensi curah hujan tinggi masih akan terjadi.
"Kepada masyarakat yang saat ini berada dalam zona bahaya, kami minta sekali kesediaannya untuk relokasi sementara dulu. Jangan ambil risiko, karena laporan BMKG menunjukkan pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir ini. Kita harus waspada sebelum terlambat," ungkap Fadly Amran di tengah kegiatan pembersihan.
Sebagai solusi hunian sementara, Pemerintah Kota Padang telah menyiagakan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai tempat pengungsian yang aman dan layak. Fadly memastikan fasilitas tersebut jauh lebih nyaman dibandingkan tenda pengungsian.
"Pemerintah tidak akan membiarkan warga telantar. Kami menyediakan Rusunawa sebagai tempat relokasi sementara. Saat ini ada 10 unit yang tersedia dan siap huni (ready stock) untuk menampung warga," jelasnya.
Mantan Ketua KNPI Sumbar ini juga memastikan jajarannya bekerja cepat membenahi fasilitas pendukung.
"Saya sudah menginstruksikan Dinas Perkim untuk melakukan perbaikan fasilitas yang diperlukan di unit-unit Rusunawa kita. Tujuannya agar warga merasa nyaman dan aman untuk ditempati selama masa relokasi. Jadi sekali lagi kami memohon, warga yang berada di daerah rawan seperti di Nanggalo ini berkenan untuk pindah dulu," imbau Fadly dengan nada serius.
Instruksi orang nomor satu di Kota Padang tersebut langsung ditindaklanjuti oleh dinas teknis. Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang, Raf Indria, menyatakan kesiapannya.
"Kami sudah menerima instruksi langsung dari Bapak Wali Kota terkait persiapan Rusunawa. Tim kami sedang bergerak untuk memastikan unit-unit tersebut layak huni bagi saudara-saudara kita yang terdampak," ujar Raf Indria.
Raf merinci bahwa unit yang tersedia akan terus ditambah seiring dengan proses perbaikan yang berjalan paralel.
Baca Juga: Ditemukan Retakan di Bukit Cendawan, Warga Batu Busuk Padang Diminta Mengungsi
"Saat ini 10 unit bisa langsung ditempati sambil kami lakukan perbaikan ringan di sana-sini. Ke depan, perbaikan bagi unit-unit lain yang membutuhkan perhatian lebih juga akan segera kami eksekusi, sehingga kapasitas tampung bisa bertambah jika eskalasi bencana meningkat," pungkasnya. [*/hdp]











