Satu Tower Rusunawa Bukik Cegek Rampung, Pemko Bukittinggi Siapkan Regulasi Penempatan

Penulis: Agg

Berita Bukittinggi terbaru dan berita Sumbar terbaru: Satu tower rusunawa Bukik Cegek dengan 42 petak hunian tipe 36 di Kota Bukittinggi siap untuk ditempati.

Bukittinggi, Padangkita.com – Sebanyak 42 petak rumah susun sewa (Rusunawa) di Bukik Cegek, Kelurahan Bukik Apik Puhun, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi akan segera ditempati oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Saat ini Pemko Bukittinggi tengah mempersiapkan regulasi dan kriteria masyarakat yang berhak untuk menempatinya.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Bukittinggi, Erwin Umar, menyebutkan Rusunawa ini dibangun di atas lahan seluas 18.069 m2. Untuk Tahap I ini dibangun satu tower berlantai III dengan jumlah 42 petak hunian tipe 36.

Baca Juga

“Pada lantai 1 terdapat 6 unit untuk masyarakat difabel, aula, musala, minimarket, ruang pemasaran, klinik kesehatan dan sarana lainnya. Untuk Lantai II dan III, terdapat hunian yang jumlahnya sebanyak 42 petak dengan tipe 36,” ujar Erwin Umar, Senin (21/9/2020).

Pembangunan Rusunawa Bukik Cegek ini diawali tahun 2019, dibangun atas bantuan Pemerintah Pusat melalui Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PU-PR, dengan anggaran Rp 15,7 miliar lebih. Untuk pematangan lahan berasal dari APBD Bukittinggi sebesar Rp 1,5 miliar lebih.

“Sekarang satu tower Rusunawa sudah selesai dikerjakan. Dalam perencanannya ada empat tower yang akan dibangun secara bertahap di atas tanah seluas 1,8 hektare itu. Rusunawa ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan juga para ASN golongan II dan I yang tidak memiliki rumah, termasuk juga untuk tenaga kerja kontrak,” ujar Erwin Umar.

Baca juga: Pembangunan Mal Pelayanan Publik Bukittinggi Capai 63 Persen, Akhir 2010 Lantai Satu Beroperasi

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan, pembangunan Rusunawa ini berawal dari hasil kajian di lapangan, di mana tidak seluruh warga Kota Bukittinggi yang memiliki rumah ataupun yang mampu mengontrak rumah layak huni. Hal ini terjadi karena banyak warga kota yang memiliki penghasilan di bawah UMR, sehingga tidak mampu untuk menyewa rumah yang layak huni.

“Melihat kondisi itulah, kami di pemerintah daerah berusaha meminta bantuan ke Pemerintah Pusat untuk dapat membangun rusunawa bagi warga Kota Bukittinggi yang berpenghasilan rendah atau di bawah UMR. Apa yang kita upayakan itu membuahkan hasil. Untuk tahap pertama ini kita dapat bantuan satu tower Rusunawa berlantai III dengan 42 petak hunian tipe 36. Bangunan itu sudah selesai, tentu akan segera kita operasionalkan,” ujar Ramlan.

Rusunawa ini, lanjut Ramlan, akan diprioritaskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan kriteria warga Bukittinggi, memiliki penghasilan di bawah UMR setiap bulannya serta ditambah kriteria lainnya.

“Regulasi tentang pengelolaan rusunawa ini juga tengah kita susun,” ungkap Ramlan Nurmatias.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun, Hendra Eka Putra, mengatakan, masyarakat Kelurahan Bukik Apik Puhun sangat menyambut positif dan sekaligus mendukung keberadaan Rusunawa di Bukik Cegek ini. Selain menambah ramainya daerah Bukik Cegek, keberadaan Rusunawa ini diharapkan dapat meningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. [agg/pkt]


Baca berita Bukittinggi terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler